Ngantuk Saat Puasa Sudah Biasa, Begini Cara Mengatasinya!


Bulan Ramadhan disebut juga sebagai Bulan Ibadah karena pada bulan diwajibkan untuk melakukan ibadah-ibadah sunnah disamping ibadah wajib seperti sholat sunnat dhuha, rawatib dan tarawih ataupun qiyamullai serta tadarusan al-Ar’an. Bahkan dalam pengertian yang lebih luas, dimana semua makhluk diciptakan Allah sebagai hambaNya.

Maka semua aktivitas jasmani dan rohani kita di Bulan Ramadhan dilatih untuk selalu menyatakan kebiasaan-kebiasaan luhur bahwa semua aktivitas kehidupan kita sejatinya adalah ibadah kepadaNya. Nah, berbicara mengenai ibadah pada bulan Ramadhan, sebagai seorang hamba kita pasti akan mengusahakan yang terbaik agar semua amalan kita diridhai oleh Allah SWT. Sehingga jangan sampai ada kendala dari luar maupun dalam.

Ulasan terkait : Apa Allah Membenciku? Aku Sudah Berbuat Baik, Tapi Tetap Hidupku Begitu Saja

Membahas masalah dari luar mungkin saja akan berbeda dari masalah yang datang dari dalam. Salah satunya ketika sering merasa mengantuk saat berpuasa, dimana bisa disebabkan karena perubahan pola makan. Serangan kantuk yang muncul saat puasa itu umumnya terjadi akibat dari adanya penurunan kadar glukosa darah di otak sehingga memengaruhi suplai oksigen.

Selain karena menurunnya kadar glukosa, mengantuk ketika berpuasa juga bisa disebabkan karena adanya penurunan asupan zat besi dalam tubuh juga. Ingat, jumlah zat besi yang cukup akan membantu tubuh menyerap oksigen lebih banyak ke otak sehingga mengurangi rasa kantuk.

Meski mengantuk saat berpuasa adalah hal yang biasa dan lumrah, namun jika ini dibiarkan tanpa adanya tindakan tentu akan mengganggu dan menurunkan kualitas kinerja dan aktivitas kita sehari-hari. Untuk mengatasi dan meminimalisir rasa mengantuk di siang hari saat puasa Ramadhan, berikut ini empat hal yang bisa Anda coba lakukan saat makan sahur agar tidak mengantuk saat siang hari selama puasa:

1. Konsumsi Karbohidrat Kompleks


Konsumsi karbohidrat kompleks saat sahur. Beberapa makanan sumber karbohidrat kompleks bisa Anda dapatkan dari nasi merah, oatmeal, roti gandum, ubi, jagung, atau singkong. Karena karbohidrat kompleks lebih lambat dipecah menjadi gula darah sehingga sangat membantu metabolisme energi tubuh. Yang artinya, lebih lama menyimpan energi. Anda pun jadi tetap segar selalu sepanjang hari selama puasa.

2. Penuhi Asupan Zat Besi


Penuhi kebutuhan akan zat besi. Sumber zat besi bisa diperoleh dari mengonsumsi sayuran berdaun hijau seperti bayam, sawi, kangkung, dan juga daun katuk.


Ulasan terkait : "Apa yang Engkau Pikirkan, Maka Itulah yang Akan Terjadi!"

3. Jaga Keseimbangan Gizi


Menjaga keseimbangan asupan gizi. Pastikan untuk mengonsumsi buah dan sayur yang kaya vitamin C untuk memacu efektivitas penyerapan zat besi oleh tubuh. Anda bisa mendapatkan asupan vitamin C dari mengonsumsi buah kiwi, jambu biji, pepaya, jeruk, mangga, atau bisa juga dari nanas.

4. Minum Air Putih


Perbanyak minum air putih. Minum sedikitnya delapan gelas air putih selama jeda buka puasa hingga sahur cukup untuk membantu mencegah tubuh kekurangan cairan atau dehidrasi, sehingga tubuh tetap segar selama menjalankan ibadah puasa.

Rasa ngantuk di siang hari biasanya bisa diatasi dengan minum kopi. Namun jika sedang puasa, bisa dengan mencoba alternatif-alternatif tadi untuk menghalau ngantuk tanpa harus membatalkan puasa. Selain itu, ngantuk biasanya juga bisa dipicu oleh makanan yang salah saat sahur. Karena itu, sebaiknya perhatikan makanan yang dikonsumsi, jangan konsumsi makanan yang bisa menyerap energi dengan cepat dan membuat tubuh kekurangan energi.
Top