Anak Masih Kecil Sudah Berani Berkata Kotor? Jangan Dibentak Ini Langkah yang Benar

Komentar
Seorang anak kecil mudah sekali terpengaruh atas apa yang mereka lihat, rasakan dan dengarkan. Oleh karena itu, harus dijaga dengan betul ligkungan beserta pergaulannya. Jika tidak begitu banyak sifat buruk yang akan menimpanya. Salah satunya adalah berkata kotor.



BACA JUGA: Wahai Muslimah.. Jika Mau Dandan, Jangan Lewatkan Hal Penting Ini Kalau Tidak Mau Berdosa

Mereka yang masih polos, pasti mudah seklai terpengaruh, terutama kata-kata. Iya kalau kata-kata yang dia dengar baik, tapi jika buruk. Terbiasa berkata kotorlah akibatnya. Untuk menanganinya, janganlah dibentak. Lakukan saja tips berikut seperti yang dikutip dari ruangmuslimah.

Hindari bergosip

Kebiasaan bergosip yang dilakukan orang tua bisa melekat pada anak dan membuatnya meniru kebiasaan ini. Biasakan untuk tidak membicarakan keburukan orang lain di depan anak kita sehingga dia pun terbiasa mengungkapkan hal-hal baik yang dilakukan orang padanya.

Jaga kata-kata kita

Hal pertama yang harus kita lakukan ialah menjaga kata-kata yang diucapkan. Sebagai orang tua, kitalah figur pertama yang mereka tiru. Jika kita terbiasa menjaga perkataan, anak akan merasa malu dan lebih mudah diarahkan saat mereka mulai berbicara kotor atau jorok.

Ajarkan rasa hormat

Tanyakan pada si kecil, apakah dia nyaman saat orang lain memanggilnya dengan sebutan buruk? Jika jawabannya ya, beri penjelasan logis jika dia pun tidak boleh mengucapkan kata-kata jorok atau kasar pada orang lain.

Buat batasan

Beri batasan ketika anak mulai mengucapkan kata-kata kasar atau jorok. Jika ini sudah telajur, berikan larangan tegas saat anak mulai mengucapkan kata-kata tidak baik ini. Beri penjelasan dan pengertian pada si kecil, kata apa saja yang boleh dia gunakan saat berbicara dengan orang lain.

Buat kesepakatan

Sedari kecil buat kesepakatan dengan anak. Apa konsekuensi yang akan dia terima ketika bicara jorok atau kasar. Misalnya, mulutnya akan ditepuk setiap kali bicara kasar.

Biasakan memanggil orang dengan baik

Masyarakat kita terbiasa memanggil orang dengan sebutan buruk yang berhubungan dengan fisik, entah itu gendut, pendek, atau hitam. Hati-hati Sahabat Ummi, ini bisa jadi awal anak untuk meniru perkataan kita. Biasakan memanggil orang lain dengan baik tanpa menambahkan embel-embel olokan yang buruk dan membuat rendah diri

Berikan perhatian secukupnya

Kesibukan orang tua bisa menjadi penyebab anak terbiasa mengucapkan kata-kata kasar. Sebelum ini terjadi, berikan perhatian pada si kecil secukupnya. Hal ini akan mengurangi kemungkinan anak mencari figur lain di luar rumah selain kita.

Doa

Jangan lupakan berdoa agar anak-anak kita senantiasa mengucapkan kata yang baik atau diam, sebagaimana diajarkan Nabi.
Top