Hal Unik di Jepang, Harus Dengarkan Ceramah Hingga Se-Jam Saat Perpanjangan SIM

Penulis Dzikir Pikir | Ditayangkan 05 Mar 2017

Hal Unik di Jepang, Harus Dengarkan Ceramah Hingga Se-Jam Saat Perpanjangan SIM

Dikatakan sebagai hal unik karena ini sebuah kisah nyata yang diceritakan oleh seorang kompasianer. Sebenarnya sama seperti perpanjangan SIM (Surat Ijin Mengemudi) seperti di tanah air. Cuma kita bisa tahu sendiri, kalau Jepang terkenal dengan kedisiplinanya yang tinggi.

Dan kenapa Jepang bisa tertib dalam berlalu lintas? Bandingkan dengan Indonesia yang nyetir mobil atau motor secara ugal-ugalan. Nerobos lampu merah. Nyosor maju terus di rel kereta api padahal klenengan kereta sudah berbunyi. Atau pada main klakson hingga bikin pusing kepala. 

Sebuah pengalaman kompasianer, berikut ringkasan ceritanya. Di Jepang, syukurnya saya jarang menemukan kejadian yang disebutkan diatas tadi. Kenapa? Karena orang-orangnya tertib!

Pengendara mobil tidak egois seenak udelnya terobos sana sini. Semua rapih saling mendahulukan kepentingan umum diatas kepentingan pribadinya, sebagai contoh yaitu mendahulukan orang yang ingin menyebrang tanpa perlu kita mengacungkan tangan tanda ingin diberi jalan, tidak saling menyalip atau berhenti pada sembarang tempat dan lain sebagainya. Enak ya kalau keadaan bisa seteratur begini. Kita bisa merasa aman gak akan takut ketabrak atau kesenggol kendaraan.

Melihat orang jepang tertib dan teratur dalam berlalu lintas, jadi mengingatkan saya saat dulu membuat SIM di Jepang. Masih terbayang ketika saya menitikkan airmata ketika tes praktik 3 kali mengalami kegagalan dan harus mengulang tesnya lagi.

Ya, test membuat SIM di Jepang sangat teramat susah! Makanya, keadaan lalu lintas di sini begini teratur lah wong sampai kita bisa lulus dapet SIM itu aja selain tes tulis harus melewati tes praktik yang susyahnya ampun-ampunan, lupa atau salah sedikit aja langsung gagal!

Pengujinya juga tegas banget loh, selalu memperhatikan gerak gerik kita. Penguji akan duduk disamping kita saat driving test sambil terus mengamati mulai dari akan naik mobil, membuka pintu, cara membawa mobil sampai saat kita memberhentikan kendaraan. Bikin ketar ketir bangeet, sampe bisa banjir keringetan loh saking groginya!

Makanya saat dulu akhirnya bisa mendapatkan SIM Jepang, itu syenengnya gak ketulungan!! Mungkin kalau di Indoensia sudah bikin nasi kuning kalik saking bahagianya! :D

Setelah akhirnya lulus mendapatkan SIM, pingin tahu gak gimana perpanjangnya ribet juga gak kaya proses bikin pertama? Dulu saya juga sampai ketakutan sendiri pas SIM habis, waduh jangan-jangan bakalan butuh waktu nih perpanjang SIM, saking traumanya dulu waktu buat SIM karena beberapa kali gagal hahaha!

Mumpung masih anget, dibawah ini saya tuliskan tahapan persiapan kalau ingin perpanjang SIM di Jepang, sebagai berikut :

1. Jangan lupa bawa kartu pos yang didapat dari pemerintah, membawa SIM lama dan siapkan biaya pembuatan SIM.

2. Sampai Menkyou Center (tempat pembuatan SIM) kita menuju loket dan menyerahkan kartupos dan SIM, lalu kita akan menerima satu lembar kertas yang berisi kopi SIM lama kita dan ada beberapa poin yang harus kita isi, seperti membuat password SIM, menulis nama, nomor telepon dan jenis kelamin.

3. Setelah semua kita isi, lalu menuju loket pembayaran. Untuk perpanjang SIM saya dikenakan biaya 3,450 yen dan kita akan mendapatkan 2 lembar materai yag harus ditempel pada kertas pendaftaran tadi.

Hal Unik di Jepang, Harus Dengarkan Ceramah Hingga Se-Jam Saat Perpanjangan SIM

4. Jika selesai langsung menuju ke tempat periksa mata.

Hal Unik di Jepang, Harus Dengarkan Ceramah Hingga Se-Jam Saat Perpanjangan SIM

5. Selesai periksa mata, lanjut ke loket untuk pengecekan nama yang akan tercantum di SIM baru, pengecekan alamat rumah, dsb dan disini kita akan mendapatkan nomor urut.

6. Lanjut ke loket yang lainnya, apabila nomor urut kita dipanggil maka kita akan menerima kertas yang berisi keterangan komplit identitas kita, segera periksa apabila ada yang salah tulis harus segera melapor kepada petugas!

Hal Unik di Jepang, Harus Dengarkan Ceramah Hingga Se-Jam Saat Perpanjangan SIM

7. Data yang tercantum di kertas sudah OK, lanjut ke ruangan pemotretan. Disana disediakan kaca kecil, jadi bisa deh benerin rambut yangacak-acakan hahaha saking kelamaan benerin rambut, biar kece dong pas di foto eh bapak yang ngantri dibelakang saya sampai pura-pura batuk waduh kode nih si bapak wkwkwk!

Hal Unik di Jepang, Harus Dengarkan Ceramah Hingga Se-Jam Saat Perpanjangan SIM

8. Habis foto lanjut ke ruangan dimana kita harus menyerahkan kertas berisi identitas itu dan mendapatkan nomor kelas untuk nanti kita mendapat ceramah tentang lalu lintas.

9. Nah ini yang cukup unik saat perpanjang SIM, yaitu kita mendapat CERAMAH tentang lalu lintas. Ada staf pengajarnya, yang akan menerangkan gimana seharusnya behave kita saat berlalu lintas. Melalui proyektor, kita bisa lihat banyak informasi tentang peraturan lalulintas yang wajib kita taati, bahkan ada cuplikan film tentangkecelakaan lalu lintas yang menimpa anak kecil saat menyebrang,sedih banget lihatnya sampai ngembeng deh mata.

Nah ini yang cukup unik saat perpanjang SIM, yaitu kita mendapat CERAMAH tentang lalu lintas. Ada staf pengajarnya, yang akan menerangkan gimana seharusnya behave kita saat berlalu lintas. Melalui proyektor, kita bisa lihat banyak informasi tentang peraturan lalulintas yang wajib kita taati, bahkan ada cuplikan film tentangkecelakaan lalu lintas yang menimpa anak kecil saat menyebrang,sedih banget lihatnya sampai ngembeng deh mata.

Hal Unik di Jepang, Harus Dengarkan Ceramah Hingga Se-Jam Saat Perpanjangan SIM

10. Setelah lecturenya selesai, kita akan menuju loket tempat pengambilan SIM baru, habis terima SIM baru kita juga sebaiknya mengecek alat yang tercantum dalam SIM baru kita, ada mesin otomatis dimana kita tinggal tempelkan SIM kita pada mesin itu lalu masukkan password SIM kita dan jreeng keluar semua data diri yang ada dalam SIM baru.Kalau OK, selesai sudah dan SIM baru sudah bisa kita masukkan dompet.

Cara pembuatan SIM yang begitu jelas tranparan dan tidak bertele tele. Cara ini juga mengharuskan kita untuk sigap dan aktif melihat pengumuman dan tata cara pembuatan SIM yang rulenya semua terpampang jelas disana. Sehingga kita bisa segera ngacir kesana kemari untuk menuju loket yang ditunjuk.

Jangan khawatir dipersulit oleh para patugas atau bahkan ada tawaran jalan pintas untuk bisa melewati semua rangkaian prosedur yang 10 point diatas itu, sangattt tidakk mungkin bangeet! Tidak ada calo-caloan, tidak ada sewa joki-jokian buat gantiin saat kita harus denger ceramah, pokoknya semuanya harus mengikuti peraturan yang ada, yang mencak-mencak pengen jalan pintas siap-siap kena pentung petugasnya!
SHARE ARTIKEL