Superbugs, Bakteri Kebal yang Sebabkan Sel Kanker Makin Berkembang

Komentar

Ilustrasi sel kanker Shutterstock

Superbugs bisa membuat kanker jadi gak bisa terawat, menurut ahli medis. Dikutip dari Idn Times, Profesor Dame Sally Davies sebelumnya telah menjelaskan bahwa ancaman parasit/penyakit yang kebal dari obat diibaratkan seperti terorisme. Namun sekarang ia mengingatkan lagi bahwa jika penyebaran penyakit tersebut didukung oleh perubahan iklim, maka efeknya akan sangat merusak. Kekhawatiran dari profoser ini makin menjadi ketika seorang wanita dari Nevada meninggal karena superbug yang kebal dari obat.

Ahli medis mulai sangat khawatir karena berbagai macam antibiotik telah dicoba tapi superbugs itu tetap kebal bertahan.

vox.com

Para dokter mencoba untuk menyembuhkan pasien berusia 70 tahun tersebut dengan 26 macam antibiotik - tapi gak ada satupun yang bisa membantu melawan bakteria yang makin kuat di tubuh wanita tersebut. Ia memberi tahu media bahwa kematian mengenaskan ini bukan satu-satunya, apalagi jika kita gak segera menemukan cara memusnahkan superbugs yang kebal obat ini. Akan lebih banyak lagi korban berjatuhan.

Gak hanya kanker, banyak kekhawatiran dalam tindakan medis yang dipengaruhi oleh adanya superbugs kebal obat tersebut.

slate.com

Bayangkan saja jika di masa depan kanker menjadi gak teratasi karena kemoterapi sudah gak efektif lagi dan operasi sederhana seperti pemasangan gips ataupun caesar akan sangat berisiko akibat infeksi. Selama beberapa dekade, antibiotik telah sangat digunakan berlebihan oleh pihak rumah sakit sampai akhirnya bakteria yang berusaha dienyahkan justru berevolusi menjadi kebal.

Baca Juga: 2 Jenis Kanker ini Hanya Diderita Wanita, Jadi Begini Pencegahannya!

Banyak penyakit sederhana pun mulai gak mempan dengan antibiotik, ini menunjukkan bahwa superbugs adalah ancaman yang serius.

nbcnews.com

Dokter menyatakan bahwa obat termasuk penisilin gak lagi berguna untuk ternggorokan kering, infeksi kulit dan yang lebih serius, pneumonia. Namun Dame Sally segera memberi peringatan, menyarankan orang-orang untuk melakukan tahapan sederhana dalam mencegah penyebaran superbugs - seperti misalnya mencuci tangan.

Estimasi ahli medis tentang tahun 2050 berdasarkan perhitungan yang diproyeksikan dari kondisi sekarang itu begitu mengerikan.

coldsteam.ca

Tanpa terobosan ilmiah yang solutif, diestimasikan bahwa berkembangnya superbugs akan menyebabkan kematian hingga 10 juta jiwa pada tahun 2050. Sebagai tambahan, hanya ada satu sampai duaantibiotik baru yang dikembangkan selama 30 tahun terakhir. Ada satu temuan dari penelitian di bulan Oktober bahwa susu dari induk Tasmanian Devil bisa membantu perlawanan dunia terhadap superbugs.

Ada kabar baik terkait solusi mengatasi para superbugs pengganggu ini, tapi juga ada kabar buruk soal status penyebarannya saat ini di masyarakat.

huffingtonpost.com

Ilmuwan dari University of Sydney menemukan bahwa peptida dalam susu hewan berkantung bisa membunuh bakteria yang kebal. Ini termasuk bakteria golden-staph yang kebal terhadap metisilin dan enterococcus yang kebal terhadap antibiotik kuat, vancomycin. Penelitian di Inggris pada Bulan November menemukan bahwa tiga perempat dari ayam segar yang dijual di supermarket telah terkontaminasi dengan superbug E.coli.

usnews.com

Tingkat penyebaran dan penjangkitannya jauh lebih tinggi daripada penelitian sebelumnya yang menunjukkan status darurat dunia medis. Pihak peneliti merasa info ini perlu disebarluaskan ke seluruh dunia, bukan untuk menyebarkan ketakutan, tapi untuk meningkatkan kewaspadaan. Siapa tahu dengan disebarkannya informasi ini, maka ada pihak yang bisa dengan cepat menemukan solusinya sehingga semua orang bisa merasa lega.
Top