Sesungguhnya Setan itu Hanya Pembual Perang, Ini Buktinya!


Jika ada yang mengatakan setan itu gemar sekali menyesatkan manusia, itu memang benar adanya. Dengan ingkarnya para setan akan membuat manusia berada di jalan yang salah, hingga akhirnya dengan lantang akan berseru bahwa telah berhasil membuat keturunan Nabi Adam AS menderita. Lebih dari itu, ternyata setan juga pernah membual kepada kaum kafir yang hendak memerangi umat muslim.

Baca juga : Tepis dan Buang Jauh-jauh Bisikan Setan, Begini Caranya!

Tiada yang menginginkan terjadinya peperangan. Begitu pula dengan kaum Muslimin, mereka menjalankan peperangan karena Allah Ta’ala memerintahkannya. Tiada alasan untuk mengelak, meski diri tidak menyukainya. Itulah di antara makna terbaik dari kata taat. Ternyata peperangan badar tersebut bukan saja terjadi antara kaum Muslimin dengan orang-orang kafir, tetapi juga antara malaikat yang mulia dengan iblis nan terlaknat.

Pertempuran yang tidak bisa dilihat itu jauh lebih dahsyat dari pertempuran yang terlihat. Lalu bagaimanakah kejadiannya? Saat itu Allah Ta’ala menurunkan ribuan malaikat untuk menolong kaum Muslimin. Ini merupakan satu di antara sekian banyak janji-jani Allah Ta’ala sebagaimana disebutkan dalam banyak ayat al-Qur’an. Abdullah bin ‘Abbas mengatakan, malaikat Jibril menyertakan lima ratus malaikat di salah satu sayapnya. Kemudian malaikat Mikail menyertainya dengan membawa lima ratus pasukan malaikat di sayapnya yang lain.

Ketika perang hendak berkecamuk, setan yang berwujud dalam sosok yang diyakini bernama Suraqah bin Malik berkata secara lantang dalam menyemangati orang-orang kafir. Dia berkata dengan sombong, “Tiada satu kaum pun yang mengalahkan kalian pada hari ini. Sungguh, aku akan menjadi pelindung bagi kalian.”

Nyatanya, kalimat itu hanyalan bualan belaka. Karena saat setan-setan menyaksikan malaikat Jibril dan pasukannya, Mereka dan seluruh bala tentara laknatnya kabur tanpa permisi. “Ke mana kalian akan pergi?” tanya seseorang kepada setan yang mewujud dalam sosok Suraqah bin Malik.

Dengan sangat ketakutan dan kecemasan yang teramat, Suraqah menjawab, “Sungguh, aku berlepas diri dari kalian semua. Aku bisa melihat apa yang tidak kuasa kalian saksikan.” Mereka kabur pontang-panting setelah sebelumnya berteriak menyemangati. Mereka lari terbirit-birit setelah sebelumnya meniupkan bualan kepada pasukan-pasukannya dari kalangan jin dan manusia.


Baca juga : Inilah Berprasangka Buruk yang Dibolehkan, Cermati Sebelum Menghakimi!

Lalu, bagaimanakah cara kita agar bisa mengetahui bahwa sosok Suraqah bin Malik dalam perang Badar adalah setan? “Ketika berita (kaburnya Suraqah bin Malik dari perang Badar) itu didengar oleh Suraqah bin Malik,” tutur Syeikh Ibnu Muflih al-Maqdisi, “dia (Suraqah bin Malik) membantah.” Kata Suraqah, “Aku baru mendengar berita kepergian kalian untuk berperang setelah kalian kalah.

Ini berarti, Suraqah sama sekali tidak terlibat sedikit pun dalam perang Badar. Karenanya, jika ada sosok yang kini kita dapati sangat antuasias dalam memperjuangkan keburukan dan memprovokasi masyarakat untuk turut serta di dalamnya, mungkin kita perlu banyak membaca taawudz dan Ayat Kursi, siapa tahu ia merupakaan jelmaan setan yang terlaknat.
Top