SEDIH! Nenek di Brebes Ini Ditelantarkan Anaknya Sendiri

Penulis Unknown | Ditayangkan 26 Feb 2017

Cerita sedih dari seorang ibu kembali terjadi. Kali ini kejadian ditelantarkannya seorang ibu terjadi di Brebes, Jawa Tengah. Akun instagram @faneshapramudhi membagikan kisahnya ini pada Jumat (24/2).

SEDIH! Nenek di Brebes Ini Ditelantarkan Anaknya Sendiri

BACA JUGA: Maksud Hati Mau Bermain, Tapi Gadis Ini Malah Memanah Dahi Adiknya. Ini Kisahnya

Dikutip dari tribunnews, akun instagram itu menyebutkan jika dirinya seorng melihat seorang wanita renta tidur di depan toko yang ditutup. Melihat itu, facesha merasa ibu. Dia pun memutuskan untuk mendekati sang nenek.

Kisah nenek tersebut ternyata benar-benar miris. Nenek yang bernama Rastinah ini tinggal di depan toko karena diusir anak dan menantunya. Menurutnya, sang menantu marah-marah saat Rastinah datang ke rumah.

Menantu tersebut selalu meminta Rastinah untuk pergi. Rastinah juga nggak diterima keluarga besarnya. Akhirnya, Rastinah pun pergi meninggalkan rumah anaknya. Banyak yang merasa miris setelah direpost oleh akun instagram @lambe_turah dan tidak lama kemudian Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengetahui berita ini.

Apa yang terlintas di benak kalian melihat sosok wanita renta ini? Orang gila? Tunawisma? Orang linglung? Kasihan? Masabodoh? Atau perspektif lain? . Tidak, dia tidak gila. Nenek renta ini dibuang oleh anaknya sendiri, yah begitulah keadaannya saat ini. Setiap kali saya berangkat kerja atau pulang kerja saya selalu melintasi ruko tutup tempat nenek ini singgah, awalnya saya pikir dia orang gila karna itu saya tidak berani mendekat, setiap saya pulang kerja kondisi hujan deras saya sempatkan melirik nenek ini yang sedang meringkuk kedinginan beralaskan tikar, tapi saya belum berani mendekat. Berbulan² saya ingin mampir sekedar menanyakan ke orang sekitar apakah nenek ini orang gila atau bukan, tp niatan itu selalu terkalahkan karna setiap pulang selalu terburu² waktu menjelang maghrib. . Sore kemarin saya memberanikan diri mendekati nenek renta ini, beliau sedang terkantuk-kantuk, dg nada pelan saya beranikan diri untuk membangunkan nenek ini. . S: "mbah, mbah namine sinten?" (nek, nenek namanya siapa?) N: "arane Rastinah nok", sambil mengucek matanya. (Namanya rastinah). S: (alhamdulillah dia bukan orang gila, batinku dlm hati) " mbah griyone pundi? Kenopo tilem mriki mbah? Mbah mboten kademen? (Mbah rumahe mana? Kenapa tidur disini? Mbah ga kedinginan?) N: "ora due umah nok, bojoku ws mati, umahe umah waris wis dibagi², nyong di usir anak mantuku, nggal nyong balik wadone mbeker² kon lunga, dadi nyong turu ning kene" (ga punya rumah nak, suamiku sudah meninggal, rumahnya rumah waris sudah dibagi², aku di usir anak dan menantuku, setiap aku pulang menantuku marah² suruh pergi, jadi aku tidur disini) ceritanya panjang. S: "anake pinten mbah? Mbah mboten gadah sedulur? Trs mbah maeme saking pundi? (Anaknya berapa mbah? Mbah ga punya sodara? Mbah makan dari mana?) N: "anake 3 nok, wadon loro lanang siji, sodara ana tapi ora olih di peloni, mangane sing uwong nok sediweine" (anaknya 3 nak, cewe 2, cowo 1, saudara ada tapi ga boleh di tumpangi, makannya dari orang nok sedikasihnya) ceritanya dg mata memerah menahan air mata 😭 . Singkat cerita nenek ini dibuang oleh ketiga anak kandungnya sendiri, ibarat air susu di balas air tuba 😭 *lanjut ke kolom koment*
A post shared by Fanesha Reghina Pramudhi (@faneshapramudhi) on

Melalui komentarnya, Ganjar Pranowo langsung me-mention pihak Dinas Sosial Jawa Tengah. Pihak Dinsos mengatakan akan segera bertindak. Semoga, nenek Rastinah bisa mendapatkan tempat tinggal layak. Serta, tidak ada lagi kasus anak yang menelantarkan ibunya.

SHARE ARTIKEL