Polisi Ini Rela Bagikan Gajinya Demi Tolong Warga Hingga Diusir Istri Dari Rumah, Hingga Jualan Sayur

Penulis Penulis | Ditayangkan 23 Feb 2017

Masih mengenakan seragam lengkap khas polisi, Bripka wahyu mulyana berkali-kali terlihat mengangkat sayur mayur dari becak barang yang silih berganti datang ke gudang sayur yang terletak di kelurahan paya pasir, medan.

Polisi Ini Rela Bagikan Gajinya Demi Tolong Warga Hingga Diusir Istri Dari Rumah, Hingga Jualan Sayur

Sejak kemunculanny banyak pedagang sayur yang terbantu dengan kegiatannya, salah satunya yakni sumardi salah satu pedagang sayur yang sangat tertolong dengan adanya bripka wahyu.

"Dulu susah jualan. Ini tinggal antar aja ke gudang. Kalau dulu saya harus lama dipasar sana menjualnya. Kena panas. Sayuran saya pun jadi ngak segar lagi. Harganya pun sudah turun. Udah begitu kami bawa becak pun ke pasar, kami dimintai kutipan-kutipan. Sejak ada pak Wahyu disini, ngak ada lagi yang mau ngutip-ngutip begitu," ujarnya.

Usaha untuk membantu para warga tidak hanya dilakukan dengan menjadi pedagang, Bripka Wahyu juga membentuk perkumpulan dan membinanya untuk membantu warga yaitu, Perkumpulan Perkumpulan Becak Kamtibmas, Pedagang Kambtibmas, Ojek Kambtibmas, Pedagang Kambtibmas, Petani Kambtimas, Tambak Kambtibmas.

Tangis Haru dan Bangga Sang Istri Tercinta

Mira Rizky Istri Bripka Wahyu saat bercerita tentang perjalanan hidup keluarganya selama delapan tahun pernikahan meneteskan air matanya. Matanya berkaca-kaca, saat bercerita bangga memiliki suami seperti Bripka Wahyu.

Polisi Ini Rela Bagikan Gajinya Demi Tolong Warga Hingga Diusir Istri Dari Rumah, Hingga Jualan Sayur

"Saya sangat bangga memiliki suami seperti pak Wahyu. Apalagi belakangan ini, saat dia dapat penghargaan, dia selalu bilang terima kasih istriku. Terima kasih anak-anakku yang sudah mendukung kegiatanku selama ini," ujarnya seperti yang dilansir dari bangka.tribunnews.com di rumahnya di Jalan Panah Hijau, Kelurahan Labuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan

Sedikit Terhalang Istri

"Istri mana yang tidak keberatan waktu suaminya tidak ada untuk keluarga? Saya keberatan sekali waktu itu. Belakangan ini saya sadar. Apa yang dilakukan suami selama ini adalah untuk kebaikan," ujarnya.

Polisi Ini Rela Bagikan Gajinya Demi Tolong Warga Hingga Diusir Istri Dari Rumah, Hingga Jualan Sayur

Rizky menuturkan bahwa dirinya pernah merajuk kepada suaminya karena, suaminya menggadaikan rumah untuk membantu orang lain bahkan menyuruh suaminya untuk tidur di luar rumah.

"Saya ngambek sekali pernah. Saya nggak setuju rumah ini diagunkan untuk bantu orang. Saya bilang, kalau saya gak terima gaji abang tidak apa-apa tapi jangan rumah juga ikut. Rumah ini untuk anak-anak kita. Tapi tetap saja diagunkan. Kesal kali waktu itu," ujarnya.

Ia mengatakan selama mereka menikah delapan tahun yang lalu, suaminya memang sangat hobi membantu, dan saat ini dirinya dan anak-anaknya sudah terbiasa. "Selama ini ada-ada saja orang yang datang ke rumah ini. Ada yang datang karena suami istri bertengkar. Saya dan anak-anak juga kadang ikut main ke gudang sayur," ujarnya.

Karena hal yang dilakukan oleh Wahyu ini, sering kali kata Rizky bertemu orang-orang yang tidak dikenalnya memberinya berbagai macam buah tangan. "Ada-ada aja orang di pasar nyapa kita. Ada juga yang ngantar buah-buahan tiba-tiba ke rumah. Rupanya orang-orang yang dibantu pak Wahyu selama ini," bebernya.

Bripka Wahyu Mulyawan update harga-harga kebutuhan sayuran dengan berselancar di internet. Ia bercerita bahwa mereka pernah mendapat pengalaman saat mereka menikah delapan tahun yang lalu, yang mana ada seorang pedagang sate yang membawa daganganya ke lokasi pesta memberikan semua daganganya secara gratis.

"Saya kan dijodohkan sama suami ini. Saat menikah dulu, saya pernah terkejut dengan seorang pedagang sate, yang tiba-tiba datang ngasih sate gratis. Ternyata pedagang sate ini adalah orang yang pernah nabrak suami saya, tapi suami saya malah bantu pedagangnya. Jadi dibilang tukang satenya. Bahwa inilah yang bisa diberikannya untuk membalas kebaikan suami saya," kenangnya.

Pak Wahyu Mengubah Kami


Bripka Wahyu saat beraktivitas mulai dari mengunjungi pasar, dan mengunjungi para petani, setiap warga yang bertemu selalu mengajak Bripka wahyu bercengkrama.

Polisi Ini Rela Bagikan Gajinya Demi Tolong Warga Hingga Diusir Istri Dari Rumah, Hingga Jualan Sayur

Anak-anak yang di temuinya di sepanjang jalan pun selalu menyapanya. Bahkan beberapa diantaranya meminta untuk digendong. Begitu juga saat ketemu warga yang lebih tua darinya, ia selalu menyapanya dan menyalaminya.

"Tiap hari begitu pak Wahyu nya. Keliling-keliling ketemu warga. Kadang singgah dia di rumah. Kadang hanya menyapa. Cuma kami senang. Kampung kami lebih aman. Anak-anak yang bandal pun dah berkurang sejak ada pak Wahyu," ujar Wagimin salah seorang warga yang bertemu Bripka Wahyu.
SHARE ARTIKEL