Ciri Orang Tak Bahagia yakni Mandi Lama, Mitos atau Fakta?


Pada dasarnya semua orang mempunyai sifat dan perilaku yang berbeda, entah diturunkan oleh kedua orang tua, keluarga, atau bahkan masalah di lingkungan sekitar yang mengubah perlilaku tertentu. Kebanyakan orang menjadi lebih peka terhadap masalah dan menjadi membawa perasaan setelah ada masalah yang sering melingkupinya. Sehingga membuat seseorang mempunyai kebiasaan yang berbeda pula satu dengan yang lain, guna menghadapi setiap permasalahan.

Baca juga : Sungguh Menjijikan, Seekor Ular Tersangkut dalam Lubang Tindik Wanita Ini!

Setiap orang yang mempunyai kebiasaannya masing-masing entah itu kebiasaan yang biasa hingga kebiasaan yang tak masuk akal, sehingga menjadikan setiap orang bisa diidentifikasi dengan berbeda pula. Mulai dari cara tidur, makan, tertawa, hingga bahkan saat mandi setiap orang mempunyai kebiasaannya masing-masing. Ada orang yang terbiasa mandi dengan membutuhkan waktu super cepat, namun banyak juga orang yang terbiasa mandi dengan memakan waktu yang lama.

Berdasarkan kebiasaan lama tidaknya waktu mandi seseorang, sebuah studi yang dilakukan oleh ilmuwan dari Yale University, Amerika mengungkap fakta unik tentang lama waktu mandis seseorang. Semakin lama dan sering orang menghabiskan waktu di kamar mandi, maka itu tanda bahwa mereka kurang bahagia, bahkan tidak bahagia.

Menurut John Bargh, orang yang kesepian gemar berlama-lama di kamar mandi untuk bebersih tubuh, sekaligus merenung atau melamun di sana.

Semakin kesepian seseorang, semakin sering mereka mandi…,” salah satu ilmuwan bernama John Bargh, PhD mengatakan seperti dilansir laman Life Hack.

Berdasarkan penelitiannya tersebut, Jhon Bargh mengungkapkan alasan orang yang mandi lama dianggap tidak bahagia karena disinyalir lamanya waktu mandi tersebut digunakan untuk melamun dan memikirkan hal-hal tertentu.


Baca juga : Cek Galon Airmu Sekarang! Jika Terlambat Bisa Fatal Lho, Ini Alasannya

Bahkan dalam laman lainnya, Scientific America menuliskan bahwa jika lamunan terlalu besar dan megah, tanpa dapat dilakukan dan diwujudkan, maka resiko seseorang merasa kecewa dan depresi justru lebih besar. Alhasil mereka akan lebih banyak menghabiskan waktu di alam lamunan untuk melarikan diri dari kenyataan yang tak seperti harapan.

Untuk itu, jangan sampai menimbun masalah sendiri, ada baiknya untuk melampiaskannya kepada hal yang positif seperti berolahraga atau menuliskannya di buku harian. Bisa juga dengan menceritakan masalah yang dihadapi kepada orang terdekat dan bisa dipercaya untuk meringankan beban. Stay healthy guys!
loading...
Top