Ya Allah! Seperti Inikah Nikmat yang Engkau Berikan Kepada Dua Insan yang Telah Menikah?

Menikah, yap, menikah memang bukanlah hal yang mudah. Menikah juga bukanlah persatuan 2 orang manusia yang berubah status menjadi suami istri tanpa adanya tindakan. Menikah adalah bagaimana 2 orang tersebut menjalin cinta untuk generasi masa depan.



BACA JUGA: Saat Ahoker Berjilbab Ini Dites Rukun Rukun Islam dan Rukun Iman, Begini Jawabannya

Menikah bukan hanya mengatasi kesendirian hidup, namun menikah jauh lebih berat yakni menjalin komitmen tersulit, Agama. Jika saat “sendiri” amal hanya dihitung satu, setelah menikah factor tersebut akan berlipat-lipat ganda, mulai dari tanggung jawab, amanah hingga titipan terbesar, seorang buah hati.

Menikah bukan hanya mengenai hasrat biologis, namun meneguhkan akar ideologis. Menikah bukan hanya soal canda dan nafsu belaka, tapi saling menguatkannya dengan nasihat penuh dengan makna.

Menikah bukan hanya mengakhiri kesendirian. Namun menikah menghadirkan teman perjuangan. Teman sejati yang selalu hadir untuk menguatkan di saat kita merasa lemah. Teman sejati yang menggembirakan di saat kita merasa susah. Teman sejati yang meluruskan saat kita salah. Teman sejati yang senantiasa berbisik, “jalan dakwah masih panjang.”

Menikah bukan hanya menyatukan dua insan. Dengan pernikahan, Allah juga mengkaruniakan pelanjut perjuangan. Lalu lahirlah amal-amal baru, lalu lahirlah medan kebaikan baru. Saat kita menanamkan tauhid padanya, percayalah insan itu merupakan sumber doa yang tak akan pernah terputus.

Saat kita menggerakkan segala potensi untuk menumbuhkan iman dan karakter mereka. Kita pun berkisah... kita pun bercengkerama... kita pun menjadi model untuk diteladani mereka.

Saat kita menanamkan cinta di dada mereka. Cinta kepada Rabbnya dan cinta kepada kalam suci-Nya. Kita pun memperkenalkan huruf demi huruf hijaiyah. Kita pun mengerahkan segala daya agar mereka bisa membaca firman-Nya.

Bersama kita baca setiap surat dan berusaha menghafal semampunya. Hingga kelak, setiap huruf yang mereka baca, akan selalu mengalir deras yang tidak akankering meski alam telah berbeda.

Subhanallah.. Nikmat itulah yang hanya dirasakan oleh mereka yang menikah. Mau merasakannya? Maka menikahlah.
Top