Sirine Kebakaran Berbunyi, Ratusan PNS DKI Jakarta Berlarian Untuk Menyelamatkan Diri



Ratusan Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berhamburan keluar dari Gedung Blok G Balai Kota, Jakarta Pusat.

Mereka terkejut dan panik ketika mendengar sirene tanda bahaya yang terpasang di gedung berbunyi. Ditambah lagi dengan teriakan imbauan dari petugas keamanan gedung agar PNS segera mengosongkan ruangan.

Fenti Mulia (27 tahun), salah satu PNS yang bertugas di Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta, menceritakan kejadian itu yang membuatnya panik sehingga turun melalui tangga darurat dari lantai 21. Dia bersama rekan kerjanya panik, karena awal pemberitahuan dari pengeras suara terjadi bencana gempa bumi.

"Masih gemetar kaki saya, turun tangga dari lantai 21. Ternyata setelah tahu simulasi kebakaran," kata Fenti.

Simulasi kebakaran ini dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan melibatkan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta.

Dari simulasi itu, kepulan asap yang keluar dari lantai 6 dapat dipadamkan selama 20 menit menggunakan mobil pemadam kebakaran jenis sky lift. Alat itu bisa menjangkau dan menyemburkan air sampai 100 meter ke atas apabila kebakaran terjadi di gedung tinggi.

Ada 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan berikut peralatan evakuasi dan ambulans ke lokasi simulasi.

Tidak hanya simulasi memadamkan asap, petugas juga mengevakuasi korban yang terjebak di dalam ruangan itu. Setidaknya, simulasi ini berjalan selama kurang lebih 45 menit dan kemudian para PNS kembali beraktivitas ke ruangan masing-masing.
loading...
Top