Sesungguhnya Syetan Suka Mengencingi Manusia! Simak Penjelasan Lengkapnya


Musuh terbesar bagi umat manusia selain nafsu, yakni syetan dan iblis yang mampu melakukan kejahatan agar jalan lurus tak berada di hati seseorang. Jalan yang diridhoi oleh Allah SWT, dimana seluruh kebaikan ada disitu. Syetan yang mempunyai misi untuk menyesatkan manusia, dengan keistimewaan yang diberikan oleh Allah dengan tidak dapat dilihat dengan kasat mata oleh manusia. Oleh karena itulah mereka mempunyai banyak sekali cara untuk mencegah manusia beribadah, baik dengan bisikan, membuat ikatan, hingga mengencingi manusia tersebut.

Baca juga : Tanpa Kamu Sadari, Aktivitas Ini Mudahkan Ribuan Setan Merasuki Tubuh!

Seperti pada apa yang dijelaskan oleh Rasulullah berikut ini. Dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan bahwa disebutkan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tentang seorang laki-laki yang tidur semalaman hingga waktu pagi (kehilangan waktu Subuh), maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

ذَاكَ رَجُلٌ بَالَ الشَّيْطَانُ فِى أُذُنَيْهِ – أَوْ قَالَ – فِى أُذُنِهِ

Laki-laki itu telah dikencingi setan pada telinganya” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

Ketika ada seseorang yang tertidur saat larut malam, sehingga membuatnya kehilangan waktu subuh, maka dianggap ia telag dikencingi oleh syetan karena tak mendengar adzan berkumandang. Mungkin ada sebagian ulama yang menafsirkan hadits ini dengan mengatakan bahwa mengencingi tersebut merupakan majaz yang berarti syetan gembira karena melihat orang yang tidak menunaikan ibadah shalat subuh. Akan tetapi, ketika menjelaskan hadits ini dalam Syarh Shahih Muslim, Imam An Nawawi membawakan penjelasan Al Qadhi ‘Iyadh bahwa ia memahami hadits ini secara tekstual. Bahwa syetan benar-benar mengencingi telinga orang tersebut.

Lalu, mengapa tidak terlihat bekasnya? Wallahu a’lam. Jika syetan saja tidak bisa diindra, maka kencingnya juga tidak bisa diindra. Warnanya tidak tampak, basahnya tidak terasa, baunya tidak dapat diidentifikasi dengan hidung manusia.

Kita pastilah tidak suka dengan kencing sembarangan. Apalagi dikencingi. Sebab dikencingi adalah sebuah tindakan penghinaan dan merendahkan. Orang yang dikencingi orang lain, ia adalah orang yang paling lemah dan seakan-akan tidak memiliki harga diri. Pun dengan dikencingi syetan. Martabatnya jatuh, derajatnya rubuh, izzahnya luruh.


Baca juga : "Wahai Rasulullah Izinkan Aku Berzina", Jawaban Nabi Sungguh Tak Terduga!

Kita pastilah tidak suka syetan. Apalagi dikencingi syetan. Tetapi itu bisa terjadi setiap hari jika kita bangun terdahului matahari. Atau bahkan kita bangun tak bisa mengejar fajar. Sebab sebagian ulama menafsirkan orang yang dikencingi syetan adalah orang yang bangunnya terlambat hingga tak dapat menunaikan shalat Subuh berjamaah. Sebagian ulama lainnya menafsirkan orang yang dikencingi syetan adalah orang yang bangunnya ketika matahari telah terbit sehingga ia kehilangan waktu Subuh.

Bagaimana caranya agar tidak dikencingi syetan? Caranya adalah dengan bangun sebelum Subuh. Pasti tidak dikencingi syetan. Kalaupun terlambat sedikit, bangunlah di waktu yang memungkinkan untuk menunaikan Subuh berjamaah. Ya Allah… mudahkanlah kami untuk shalat Subuh berjamaah dan jauhkanlah kami dari kencing syetan.
loading...
Top