Hitler Tewas di Indonesia, Benarkah?

Penulis Cang Karna | Ditayangkan 23 Jan 2017

Hitler Tewas di Indonesia, Benarkah?

Politisi dan Kanselir Jerman, Adolf Hitler diyakini tewas bunuh diri di sebuah bunker di Berlin pada 30 April 1945. Namun, fakta itu kini dipertanyakan.

Sebuah program History Channel Documentary Amerika Serikat menyatakan bahwa tengkorak milik Hitler yang disimpan Rusia bukan pemilik pemimpin Nazi ini. Tengkorak itu adalah diduga tengkorak perempuan berusia di bawah 40 tahun.

Hitler Tewas di Indonesia, Benarkah?

Penemuan ini menguatkan kembali teori konspirasi bahwa Hitler tidak tewas pada tahun 1945. Ia diduga melarikan diri dan meninggal di usia tua. Sejumlah teori beredar soal dimana Hitler meninggal. Ada yang mengatakan Hitler meninggal di Argentina, Brasil, Amerika Serikat, bahkan Indonesia.

Sebuah artikel mengejutkan beredar di sejumlah jejaring sosial dan mailing list. Artikel ini berisi cerita tentang kematian Hitler. Artikel ini menyebutkan bahwa Hitler meninggal di Indonesia.

Dr. Sosrohusodo, seorang dokter lulusan Universitas Indonesia, penulis artikel tersebut, menceritakan pengalamannya bertemu dengan dokter tua asal Jerman bernama Poch di Pulau Sumbawa Besar tahun 1960.

Hitler Tewas di Indonesia, Benarkah?
Dr. Poch bersama istri

Ia mengatakan bahwa Dr. Poch addalah Hitler. Bukti-bukti yang diajukan Dr. Sosrohusodo adalah Dr. Poch ini tidak bisa berjalan normal. Ia selalu menyeret kakinya ketika berjalan. Kemudian tangan kiri dokter Jerman ini selalu bergetar. Dan ia memiliki kumis vertikal. Kondisi ini diyakini mirip dengan gambaran Hitler di masa tuanya yang ditemukan di sejumlah buku biografi Adolf Hitler. Dr. Poch yang diduga Hitler ini meninggal di Surabaya pada tahun 1970.
SHARE ARTIKEL