Naik Taksi Online, Penumpang ini Kaget Sopir Maki Kata-Kata Kotor dan Bawa.......


Seorang pengguna Facebook dengan akun berinisial VA mengeluhkan tindakan pengemudi taksi berbasis aplikasi yang disewanya. Foto facebook

Seorang pengguna Facebook dengan akun berinisial VA mengeluhkan tindakan pengemudi taksi berbasis aplikasi yang disewanya.

Mengutip tribunnews, dalam unggahannya di Facebook, dia menuliskan peristiwa tersebut terjadi pada 16 Desember 2016 silam. VA mengaku memesan taksi berbasis aplikasi dari wilayah Jakarta Barat menuju bilangan Jakarta Selatan.

Mobil taksi tersebut berjenis Toyota Avanza dengan nomor B 2**3 SKC dengan pengemudi berinisial DS.

"Dari awal bawaan drivernya udah ga enak.. alias serampangan.. ngerem njut2an.. Trus mobilnya pake rotator kaya mobil2 polisi gitu tapi yg di dalem.. klaksonnya pun pake tuit tuit sirine kaya polisi gitu.." tulis VA.

Hingga suatu ketika VA dikagetkan ketika sang pengemudi memaki pengendara lain dengan kata-kata yang tidak pantas.

"Sampe ada satu jalan yg macet, dan ada yg nyodok dia dari depan.. driver itu teriak 'AN***G'," tulis VA.

Selain kaget, VA juga geram lantaran saat itu dirinya membawa sang adik yang baru berusia 8 tahun.

Alhasil, sang adik mendengar kata-kata pantas tersebut dari sang pengemudi.

"Trus gw bilang.. 'santai aja pak, saya ga buru2 kok'... Ehh doi jawab.. 'saya yg buru buru...!'," tulis VA.

Yang bikin VA takut yakni ketika sang pengemudi mengeluarkan pistol dan menaruhnya di dashboard. Entah apa maksud sang pengemudi mengeluarkan senjata api tersebut di depan penumpang.

"Trus dia ngeluarin becenk...!!!!!!! Di taro di dashboard..!!!" tulis VA.

Baca Juga: Mengerikan, Sarang Lebah Jumbo ini Jadi Teror Warga Kampung Tegallega

Tanggapan Gojek Indonesia

Taksi yang ditumpangi oleh VA merupakan Gocar, taksi yang berasal dari perusahaan penyedia jasa Gojek Indonesia.

Atas peristiwa tersebut, VA sudah mendapatkan penjelasan dari pihak Gojek Indonesia. Begini postingan terbaru VA pada 18 Desember 2016:

Selamat malam semua... barusan saya menerima tlp dari gojek indonesia... dan juga direct message dari akun Go-Jek - gojekindonesia di twitter..

Mereka atas nama driver(oknum) dan gojek indonesia meminta maaf secara langsung kepada saya..

Sayapun secara langsung memaafkan baik oknum ataupun gojek indonesia..

DENGAN INI SAYA MENYATAKAN PERMASALAHAN INI SELESAI..

Trimakasih buat teman2 yang sudah turut prihatin atas kejadian yang saya alami..

Semoga ini menjadi pembelajaran bagi para driver online dimana saja..
Top