Baru Disadari Ketika Ramp Chect, Ternyata Pesawat Garuda Alami Hilangnya Skrup Hingga Ketipisan Ban



Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Suprasetyo, beserta jajarannya telah melakukan pengecekan sejumlah pesawat terbang atau dikenal ramp check di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

BACA JUGA : Resmi Di Buka, Kelas Berenang Dengan Sensasi Bak Ikan Duyung

Dari tiga pesawat yang rencana akan diperiksa, Kemenhub hanya melakukan ramp check kepada dua burung besi milik Garuda Indonesia. Sedangkan satu pesawat lagi dari Batir Air, urung dilakukan, karena sudah memasuki waktu boarding.

"Rencananya tadi mau pemeriksaan juga ke Batik Air, tapi sudah masuk boarding, sehingga enggak jadi dilakukan, agar tidak mengganggu penumpang, maka kita alihkan ke flop (flight operations) Batik Air," katanya di Bandara Soekarno Hatta,

Suprasetyo menjelaskan, dari pemeriksaan yang dilakukannya pada hari ini, ada beberapa temuan seperti sekrup lepas, cat mengelupas, ban pesawat tipis, rem ban mulai menipis, dan bird strike (serangan burung). "Temuan-temuan ini kategori kecil. Jadi, tidak memengaruhi keselamatan penerbangan," ujarnya.

Tak hanya memeriksa kelaikan pesawat terbang saja, Kemenhub juga memeriksa kelengkapan dokumen dari setiap maskapai, mulai dari kru kokpit hingga kru kabin. "Pemeriksaan juga untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkoba. Hari ini telah diperiksa 37 orang dan kesemuannya negatif," ucapnya.

Kemenhub bakal terus melaksanakan ramp check ke semua maskapai penerbangan, agar penumpang dapat merasakan aman dan kenyamanan dalam melakukan perjalanan udara. Dijadwalkan, pengecekan pesawat oleh Kemenhub ini akan berlangsung dari 1 November 2016 sampai 9 Januari 2017 mendatang.
Top