Bagaimana Mendidik dan Memahamkan Anak Tentang Keberagaman?

Komentar

Saat ini masih sangat banyak sekali kita temukan banyak anak yang tidak dapat bersikap toleran tetapi justru mementingkan diri dan kelompoknya sendiri. Hal ini sangat berbahaya karena dapat menimbulkan perpecahan yang merusak keutuhan kebersamaan.

Sikap toleran sebenarnya dapat diajarkan sejak usia dini, orang tua termasuk orang-orang penting untuk mengawalinya. Untuk dapat melakukannya, ada beberapa hal yang dapat dilakukan, di antaranya adalah sebagai berikut:

Menjadi model
Cara pertama yang paling efektif untuk mengajarkan sikap toleran adalah dengan memberikan contoh dan teladan yang baik dan benar dalam kehidupan nyata sehari-hari. Cara bagaimana orang tua bersikap terhadap orang lain yang berbeda di sekitarnya akan sangat memengaruhi cara pandang anak.

Mengajarkan tentang perbedaan
Berikan pengetahuan tentang keragaman yang ada pada anak. Ajarkan bahwa keragaman bukanlah suatu ancaman melainkan sebuah kehidupan yang baik dan didiami bersama. Bahwa penghargaan terhadap keragaman tersebut juga perlu dilakukan agar tercipta kehidupan yang baik dalam keragaman. Tanamkan sikap menghargai dan menghormati orang lain kepada anak tanpa melihat perbedaan yang ada.

Memperkenalkan anak dengan kelompok lain
Dengan mengenal anak dapat memiliki rasa toleransi terhadap perbedaan kelompok yang dikenalnya karena ia memiliki kesempatan untuk mengenal dan berkomunikasi dengan kelompok lain yang berbeda. Pengalaman tersebut dapat mengikis berbagai pandangan negatif yang mungkin selama ini sempat terekam oleh anak.

Tetap menguatkan identitas diri anak tanpa merendahkan yang lain
Memiliki identitas diri yang kuat dan kebanggaan atas kelompoknya justru menjadi modal yang baik bagi anak untuk kemudian dapat berpikir jernih dalam melihat dan bersikap terhadap orang dari kelompok lain. Untuk itu anak perlu diajak juga untuk melihat dan menjadi seorang yang bangga atas siapa dirinya dan dalam kelompok mana mereka berada.
Top