Warga Malaysia Berhasil Diamankan Saat Transaksi Sabu Dengan Polisi yang Menyamar


Petrus Rate Kukun (23), warga Jalan Castum Baru dekat sekolah pekan 3 Lahad Datu, Sabah, Malaysia, diamankan anggota Polsek Sebatik di dermaga Sei Nyamuk setelah bertransaksi sabu dengan polisi yang menyamar.

Salah satu anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Nunukan memang menyamar menjadi pembeli sabu-sabu untuk memancing anggota jaringan sabu internasional tersebut.

"Kita undercover bay, sementara transaksi barang diantar kita amankan. Kita nyamar dulu, begitu dia keluarkan barang, kita tangkap," ujar Kasat Reskoba Polres Nunukan, Iptu M Hasan, seperti yang rangkum wajibbaca.com dari laman kompas.com.

Dari hasil pemeriksaan, Petrus Rate merupakan anggota jaringan sabu internasional yang sering menyelundupkan narkoba dari Tawau, Malaysia melalaui Sebatik.

Sebelum ditangkap oleh angoota Polres Nunukan, Petrus baru saja bebas dari lapas di Malaysia.

"Dia mengaku memperoleh sabu-sabu dari warga Negara Filipina bernama Silan,” imbuh M Hasan.

Untuk menelabuhi petugas, Petrus menyamarkan bungkusan sabu-sabu seberat 20 gram dengan dikemas dalam amlpop. Sabu dalam amplop tersebut kemudian dia samarkan ke dalam bungkusan mi instan.


"Kita geledah dari celananya kita temukan bungkus mi instan, di dalamnya ada amplop berisi sabu seberat 20 gram," kata Hasan.
Top