Sam Aliano Pamer Cincin Rp 600 Juta "Kalau saya pikir Ahok itu mulutnya perlu dijahit"


Sam Aliano usai melaporkan Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama ke Bareskrim Polri, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Senin (21/11/2016).

Kasus yang menjerat Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama berbuntut ke berbagai aspek. Hingga ada seorang pengusaha keturunan Turki yang ikut berkomentar.

Sam Aliano, adalah pengusaha keturunan Turki, mengaku gerah atas tingkah Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang ia nilai mempermalukan demokrasi di Indonesia.

Sam yang mengaku sebagai Ketua Pengusaha Indonesia Muda itu menyebut, pernyataan Ahok dalam wawancara dengan media asing itu sangat memalukan. Dirinya merasa terhina atas pernyataan Ahok itu, karena ia yang mengikuti demo tersebut sama sekali tidak mendapatkan bayaran.

Sam, mengatakan calon gubernur petahana itu menyebut pendemo yang ikut dalam aksi 4 November lalu, merupakan massa bayaran.

"Kita tidak demo bayaran, maaf yah, cincin saya ini Rp600 juta, bukan saya dapat Rp500 ribu," katanya.

Sam mengungkapkan rasa kesalnya, lantaran dirinya juga ikut dalam aksi yang melibatkan banyak masyarakat dari sejumlah daerah.

Baca Juga : Fadli Zon Bilang 'Kapolri Amatiran' Karena Sebut Aksi 2 Desember Potensi Gulingkan Jokowi

Bahkan, pria berkulit putih itu pun menyarankan agar mulut mantan Bupati Belitung Timur itu dijahit, untuk menghentikan ocehan yang menurutnya bisa memicu hal negatif.

"Mempermalukan demokrasi Indonesia. Kalau saya pikir Ahok itu mulutnya perlu dijahit. Ya, mulutnya perlu dijahit. Cukuplah negara ini tergoyang," ujar Sam, usai melaporkan Ahok ke Bareskrim Polri, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Senin (21/11/2016).

Sam lantas meminta Ahok diam dan tidak mengeluarkan kalimat apa pun.
"Cukuplah dolar semakin naik, ketakutan di mana-mana. Saya harap dia diam. Ahok diam, cukup diam, mulutnya cukup," tegasnya.

Pria yang mengaku Ketua Pengusaha Indonesia Muda itu melaporkan Ahok atas dasar pernyataannya yang menuding massa pendemo 4 November lalu, menerima bayaran.

Menurut pria yang mengaku sebagai juru bicara Ahmad Dhani itu, komentar Ahok sangat melecehkan dirinya. Karena, ia merupakan seorang pengusaha, dan tidak mungkin hanya menerima uang Rp 500 ribu.

Melaporkan Ahok ke Bareskrim, Sam membawa bukti rekaman pernyataan Ahok di media internasional beberapa waktu lalu.
loading...
Top