Pernah Terbesit Dalam Pikiran Anda? Sedang Apa dan Untuk Apa Kita di Bumi?

Pernahkah anda berfikir untuk apa dan sedang apa kita saat ini di bumi? sedang menikmati nikmatnya hidup yang diberikan sang maha kuasa atau sedang menunggu mati yang pasti akan kita temui nanti?.



Pernahkah kita terlintas dalam benak dan bertanya, apa tujuan kita berada di bumi ini?.

Jangan Lewatkan : Alasan Wanita Ini Menolak Cowok yang Menembaknya Langsung Viral, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Seperti yang dikutip dari islampos.com untuk bersenang- senang dengan segala fasilitas yang diberikan oleh Sang Maha Pemberi atau hanya tinggal diam mengikuti alur kehidupan, menerima segala yang diberikan?

Mari sama- sama kita renungi..

Saudaraku,



Perlu kita sadari, ada cinta yang setia mengalir dalam aliran darah dan setiap hembusan nafas kita yang tetap hidup dan memberi kehidupan. Cinta yang tak pernah coba kita kenali dari mana sumbernya, meskipun ia tak meminta untuk dikenali.

Cinta yang tak pernah coba kita lirik bukan karena tak mampu, tapi karena kita tak pernah punya keinginan untuk mencari tahu. Cinta yang begitu ikhlas dan terus menghujani hari- hari kita dengan begitu banyak nikmat yang terkadang sangat sulit untuk kita sadari keberadaannya.

Itu memang wajar, karena cinta itu tak terlihat sehingga mata kita buta untuk bisa melihatnya. Tapi tidakkah kita rasakan? Cinta yang memberi, memberi dan selalu memberi itu? Adakah yang lebih banyak memperhatikan kita dibanding Sang Pemilik Cinta itu? Tidakkah kita penasaran, siapa pemilik cinta yang tulus itu?

Dialah Allah SWT.

Masih tidak inginkah kita mencari tahu dan mengenali cinta Sang Khalik? Dia yang telah menciptakan pun menitipkan cinta dan kehidupan kepada manusia. Namun apakah yang dapat kita lakukan untuk membalas kebaikan Sang Maha Baik itu? Meskipun seluruh waktu yang Allah berikan kepada kita, digunakan untuk beribadah kepadaNya, tidak akan mampu untuk membalas kebaikanNya.

Saudaraku,



Tapi tenang, bukan itu yang Allah inginkan. Allah hanya ingin kita menjadi manusia super yang patuh pada perintahNya dan menjauhi laranganNya. Itu karena Allah tidak ingin kita sampai tergoda dengan rayuan setan yang akan menyesatkan kita menuju tempat yang paling mengerikan yaitu Neraka. Allah ingin menjadikan kita manusia pilihanNya yang semoga akan bertemu di SurgaNya (Aamiin).

Tapi kita tidak pernah merasa dipilih. Padahal sadar atau tidak, salah satu perintah Allah kepada kita adalah agar Allah bisa merasa dekat dengan kita, yang Dia ciptakan dengan penuh cinta. Pertanyaannya apakah hati kita terlalu keras sehingga tak bisa merasakan cinta Sang Maha Cinta?

Terkadang bahkan selalu Allah merindukan air mata kita. Air mata tulus yang mengalir karena kerinduan. Tapi pernahkah kita menangis karena rasa rindu ingin berjumpa denganNya?

Saudaraku,

Coba renungi baik- baik beberapa kalimat dari potongan sebuah hadits qudsi di bawah ini tentang Cinta Allah pada hambaNya,
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Sesungguhnya Allah Ta’ala berfirman: “…………Kalau Aku sudah mencintainya, Aku adalah pendengaran yang ia gunakan untuk mendengar, penglihatan yang ia gunakan untuk melihat, tangan yang ia gunakan untuk berbuat, dan kaki yang ia gunakan untuk berjalan. Kalau ia meminta kepada-Ku, pasti Aku kabulkan. Kalau ia meminta perlindungan kepada-Ku, pasti akan Aku lindungi,” (HR. Al-Bukhari).

Rasakan getaran cinta itu. Belum terlambat untuk mengejar Sang Cinta Sejati. Perjalanan cinta kita bermula di sini.

Saudaraku,

Seperti itulah Allah mencintai hambaNya. Tidak perlu sang hamba tahu, tapi sang hamba pasti merasakannya.

Cinta serta kehidupan itu akan selalu manusia bawa meskipun telah meninggalkan alam fana ini jika selama hidupnya, ia mencoba belajar tentang cinta dan kehidupan yang Allah berikan untuknya. Dan hingga akhirnya ia akan menemui Sang Pemilik Cinta itu di Surga nanti.
loading...
Top