Kenali 5 Jenis Motivasi Ini dan Jadilah Manusia Yang Beruntung di Masa Depan


Motivasi merupakan dorongan seseorang untuk melakukan sesuatu. Dalam dunia kerja, motivasi diperlukan dalam menjaga ritme kerja serta produktivitas. Tidak heran, sebagian besar perusahaan selalu mengadakan pelatihan motivasi secara berkala agar karyawan tetap bekerja sesuai dengan tujuan perusahaan, selain tentunya membuat mereka memberikan dedikasi terbaiknya. Dikutip dari Soulofjakarta berikut adalah 5 jenis motivasi yang wajib kamu ketahui.

Motivasi Kapasitas Diri


Motivasi jenis ini merupakan kemampuan untuk memenuhi keinginan, harapan, atau tujuan tanpa dipengaruhi oleh orang lain. Motivasi ini penting untuk mencapai kesuksesan dalam pekerjaan dan kehidupan pribadi. Menurut hirarki kebutuhan Maslow, orang memiliki kebutuhan manusia diatur dalam tangga lima langkah. Sebelum lebih tinggi tingkat kebutuhan diaktifkan, tingkat kebutuhan lebih rendah harus dipenuhi. Dalam urutan, kebutuhan bersifat fisiologis, keamanan, sosial, harga diri, dan aktualisasi diri.

Motivasi Prestasi


Motivasi ini membentuk pola pikir agar seseorang berkepribadian dinamis dan menghormati diri sendiri. Dengan melakukan ini, mereka memastikan melakukan tugas-tugas yang bisa mereka capai dalam jangka waktu tertentu, dimana pencapaian tersebut harus terus mengalami peningkatan.

Motivasi Sosial


Motivasi ini membuat seseorang berpikir bahwa motivasi terbesar mereka adalah lingkungan sosial mulai dari keluarga, sahabat hingga rekan kerja. Ide untuk diterima di antara sekelompok orang adalah motivasi untuk mencapai tujuan hidup. Penelitian menunjukkan bahwa siswa cenderung dipengaruhi motivasi sosial untuk melakukan tugas-tugas seperti itu untuk menyenangkan orang-orang yang mereka kagumi atau hormati.

Motivasi Ekstrinsik


Motivasi jenis ini dibentuk agar seseorang senantiasa menjadi individu yang positif atau sebaliknya. Motivasi positif muncul dalam bentuk hadiah atau mengobati kekecewaan/luka hati namun dapat dinyatakan dalam arti negatif dengan cara memeras atau mengancam serta membahayakan jiwa diri sendiri dan orang lain.

Motivasi Masa Depan/Investasi


Penting untuk menginvestasikan diri secara fisik, emosional, dan finansial dalam suatu tugas. Semakin diinvestasikan dalam suatu tugas, semakin besar kemungkinan ia akan mampu melakukan pekerjaan dengan baik dan lengkap. Contohnya, jika mimpi menjadi seorang pengacara atau ilmuwan, ia harus memiliki komitmen togal dalam mencapai tujuan ini. Ia perlu bekerja keras pada apa yang ingin dicapai.
Top