Hilang Kontak di Ilaga, Kini Pesawat Kargo Telah Ditemukan ?


Pesawat cargo jenis Caribou yang hilang kontak dalam penerbangan dari Timika ke Ilaga telah ditemukan. Pesawat tersebut ditemukan pada ketinggian 12.800 kaki dari permukaan laut. 

"PKSWW sudah ditemukan posisi  04.06.27 S - 137.38.79 E. Semoga keluarga diberi kekuatan selalu," ujar Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Kementerian Perhubungan Bambang S Ervan dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com dan diteruskan oleh wajibbaca.com. 

Namun, hingga saat ini, Bambang belum mengetahui lebih lanjut terkait lokasi detail dari pesawat ditemukan dan kondisi pesawat dan awak saat ditemukan.
"Masih belum diketahui penglihatan pemantauan dari pesawat," kata dia, seperti yang dilansir oleh kompas.com. 

Sebelumnya, pesawat DHC-4A Turbo Caribou milik Pemkab Puncak, Papua, yang dioperasikan oleh perkumpulan penerbangan Alfa Indibesia hilang kontak dalam penerbangan dari Timika ke Ilaga pada Senin (31/10/2016) pagi.

Saat ini, pesawat masih dalam pencarian. Kementerian Perhubungan menjelaskan kronologi kejadian sebelum pesawat itu tidak dapat dikontak dan dinyatakan hilang.

"Kejadiannya pada Senin 31 Oktober 2016, ini masih dalam proses pencarian," kata Direktur Angkutan Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Muzaffar Ismail ketika ditemui di Kementerian Perhubungan di Jakarta.

Pesawat itu tinggal landas dari Bandara Timika pada pukul 22.57 UTC (07.57 WIT) dan diperkirakan tiba di Ilaga pada pukul 08.22 WIT.

Kontak terakhir dengan Bandara Ilaga pada pukul 08.23 WIT melaporkan, posisinya berada di Ilaga Pass dan koreksi waktu tiba menjadi pukul 08.27 WIT. Pukul 08.30 WIT, Ilaga Radio mencoba mengontak awak pesawat, tetapi tidak ada respons.

Petugas Ilaga melalui radio mencoba meminta bantuan kepada awak pesawat yang melintas di area Ilaga, tetapi sampai pukul 09.20 WIT tidak ada informasi mengenai posisinya sehingga petugas Airnav Sentani menyatakan pesawat itu hilang.

Selanjutnya, pada pukul 08.22 WIT, petugas tower Timika menerima laporan dari pesawat yang melintas bahwa sinyal ELT diduga dari pesawat Caribou diterima pada posisi 40 NM-45 NM atau posisi antara Ilaga Pass dengan Jila Pass pada pukul 09.31 WIT.

Hingga saat ini telah dibentuk posko SAR di Bandara Timika. Menurut data penerbangan, ada empat awak dalam pesawat, sedangkan muatan yang dibawa berupa bahan bangunan seberat lebih kurang 3.130 kilogram.


Pesawat DHC-4A Turbo Caribou teregistrasi dengan kode PK-SWW, dengan tahun pembuatan 7 Desember 1971. Pemiliknya Pemerintah Kabupaten Puncak, Provinsi Papua, dan dioperasikan oleh perkumpulan penerbangan Alfa Indibesia.
Top