Dokter Bilang Harus Banyak Minum? Eits, Ternyata Terlalu Banyak Air Juga Salah Lho!


Di era seperti ini, sudah banyak masyarakat yang terlalu fokus terhadap kesehatan tubuh. Tidak seperti dulu yang men-cap bahwa kesehatan dan olahraga hanya untuk yang mempunyai waktu luang. Namun, sekarang banyak yang sudah sadar akan pentingnya kesehatan dimulai dari menyempatkan diri untuk berolahraga di rumah, kantor, bahkan di sekolah. Bukan hal yang aneh lagi memang jika badan bisa menjadi lebih sehat ketika berolahraga, serta olahraga juga menjadi salah satu cara untuk mengencangkan tubuh dengan cepat. Akan tetapi jika terlalu lama berolahraga tubuh akan mengalami kekurangan cairan, atau biasa disebut dehidrasi. Para pakar juga sering menganjurkan untuk banyak mengonsumsi air agar terhindar dari dehidrasi.  Nah, tahukah kalau terlalu banyak minum juga bisa berakibat fatal? Mengapa demikian, padahal sangat sering kita dengar kalau semakin banyak air akan bagus untuk organ tubuh. Big No! berikut penjelasan lengkapnya.

Baca juga : Mengungkap Rahasia Mengejutkan Keajaiban Air Dalam Al-Quran

1. Air yang terlalu banyak masuk kedalam tubuh bisa mengencerkan garam dalam darah


Kelebihan konsumsi air minum disebut juga dengan intoksikasi air. Kondisi ini terjadi saat seseorang minum terlalu banyak air sehingga kadar garam dalam darah menjadi encer. "Saat konsentrasi sodium atau garam dalam darah rendah, air bisa bocor dari darah ke jaringan lain. Kondisi ini dikenal dengan hiponatremia," kata Dr.Aaron Baggish, wakil direktur medis ajang Boston Marathon.

2. Jika terkena hiponatremia, maka akan sangat fatal jika merambah ke bagian otak


Otak adalah jaringan lembut yang mengisi tempurung kepala. Saat otak membengkak, maka hanya ada satu jalan keluar, yaitu di bagian bawah tengkorak yang terdapat lubang untuk menghubungkan otak dengan sumsum tulang belakang. Sehingga pada kasus yang terburuk, pembengkakan otak menjadi tidak terkontrol sehingga menyebabkan kondisi fatal yang disebut herniasi batang otak.

3. Para atlet yang mengonsumsi air terlalu banyak juga rawan terkena akibatnya


Pelari yang lambat punya banyak waktu untuk minum air. Jika dia berlari selama 6 jam dan berhenti untuk minum banyak air di tempat perhentian minum, bisa saja beresiko mengalaminya, Biasanya, gejalanya ringan, misalnya linglung, sakit kepala, dan mual. Tapi, jika tidak ditangani maka bisa menyebabkan kejang.


Baca juga : Pahami Lagi Keluhan Kita! Sesungguhnya Allah Menurunkan Hujan dalam Kadar Tertentu

4. Saran 2 liter air atau 8 gelas perhari


Untuk mencegah hiponatremia, disarankan untuk mengonsumsi garam atau bisa juga dengan minuman elektrolit. Rumus 2 liter atau 8 gelas perhari juga bisa dilakukan bagi yang ingin terhindar dari dehidrasi. Akan tetapi perlu diingat bahwa cairan bisa saja didapatkan tidak harus berupa minum, tapi juga sayuran dan buah-buahan.

Ternyata bukannya buruk untuk banyak minum, tetapi lebih perhitungkan lagi apakah buah atau sayur yang dikonsumsi juga mengandung cairan yang cukup untuk tubuh. Sehingga organ tubuh akan terhindar dari dehidrasi dan akibat kelebihan air minum yang kurang baik. Stay healthy guys!
Top