Berharap Bisa Ademkan Para Pendemo Ahok, Pasukan Polri Peci Putih dan Polwan Berhijab Siap Menyebar


Hari ini beberapa ormas Islam Indonesia telah bergabung dan menggelar demonstrasi besar-besaran terkait dugaan penistaan agama yang diduga dilakukan Basuki Tjahaja Purnama / Ahok. Berdasarkan surat pemberitahuan yang diterima Polri dari gabungan ormas, kurang lebih peserta demo mencapai 100.000 orang.

Beberapa pihak mengkhawatirkan demo akan berujung kisruh. Demi keamanan Kota Jakarta, Mabes Polri dibantu TNI memiliki sejumlah strategi. Ribuan pasukan Brimob dari sejumlah daerah ditarik masuk ke ibu kota. Pasukan TNI juga diperbantukan untuk menjaga Ibu Kota.

BACA JUGA : Gerbang SCBD Jalan Sudirman di Tutup Guna Antisipasi Pendemo Ahok

Disisi lain Polri juga memiliki strategi buat menyejukkan demo. Mabes Polri menyiapkan pasukan 'Asmaul Husna' yang berpenampilan serba putih untuk mengawal jalannya demo.


Dilansir dari Merdeka, Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan pasukan 'Asmaul Husna' ini dibentuk sesuai arahan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Keberadaan mereka diharapkan dapat membuat demo tenang dan damai.

"Itu arahan dari Pak Kapolri supaya demo berjalan tenang dan damai," Tambah Boy.

Mantan Kapolda Banten ini mengatakan, pasukan berpeci dan sorban akan diarahkan mengawal demo di area Monas.

"Disiapkan mengawal demo di Monas," tuturnya.

Tak cukup disitu, Polri juga menyiapkan ratusan Polwan berhijab. Mereka akan bertugas sebagai negosiator dalam demo nanti.



"Nanti kita siapkan 300 personel Polwan berhijab. Fungsinya sebagai negosiator," Ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono di Mapolda Metro Jaya.

Polisi berharap Polwan berhijab dapat meredam para pendemo apabila suasana mulai memuncak.

"Berharap dengan kehadiran Polwan bisa jadi negosiator untuk reduksi emosi dengan cara dialogis. Ini bukti pelayanan kami. Ini kan bentuk upaya persuasif," tutupnya.
loading...
Top