Bareskrim Polri Sebarkan Undangan Gelar Perkara Kasus Dugaan Penistaan Agama Oleh Ahok



Badan Reserse Kriminal Polri telah mengirimkan surat kepada Komisi Kepolisian Nasional, Ombudsman Republik Indonesia, serta perwakilan dari Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat, untuk mengikuti gelar perkara kasus dugaan penistaan agama yang diduga dilakukan Gubernur non aktif DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok.

BACA JUGA : Sungguh Miris, Baju Adat Dayak Terancan Punah

"Mereka akan ikut memantau dan mengawasi jalannya gelar perkara. Maksudnya terbuka itu, mereka mewakili masyarakat untuk membuktikan supaya Polisi ini profesional," kata Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Komisaris Jenderal Polisi Ari Dono Sukmanto di Mako Brimob Depok, Jawa Barat.

Menurut Ari, gelar perkara kasus Ahok ini akan dilakukan di Markas Besar Polri. "Tidak ada persiapan khusus," ujarnya.

Kata Ari, setelah gelar terbuka ini digelar, penyidik akan mengambil kesimpulan terkait ada tidaknya dugaan tindak pidana dalam kasus ini.

Kesimpulan gelar perkara ini rencananya akan diumumkan lusa.

Sebelumnya, Ahok diduga menista agama dengan pernyataannya terkait surat Al-Maidah ayat 51 dalam kunjungan ke Pulau Seribu, Jakarta.

Tercatat, sedikitnya 11 laporan masyarakat masuk ke polisi, terkait dugaan penistaan agama ini.
Top