Anak Jadi Korban Ledakan Bom, Ketua DPR Merasa Terpukul



Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Ade Komarudin mengutuk keras aksi pelemparan bom di Gereja Oikumene Samarinda, Kalimantan Timur. Ia menegaskan terorisme menjadi musuh besar bersama bagi bangsa Indonesia.

BACA JUGA : Teror Bom, Gereja di Kota Batu Dipastikan Aman Oleh Polisi

"Yang tak berdosa terkena akibatnya, terlebih anak-anak. Sudah ada yang wafat satu orang. Kami terpukul betul karena anak-anak, masa depan bangsa kita," kata Ade di Gedung DPR, Jakarta.

Menurutnya, dengan terorisme menjadi musuh besar bangsa, maka secara sistematis kekuatan bangsa harus dikerahkan untuk memberantas kejahatan kemanusiaan itu tanpa henti.

"Apapun bentuknya yang jelas mereka teroris. Mau mantan (teroris) atau belum. Mereka mendapatkan misi yang besar dari sebuah sistem yang besar, bukan hanya nasional," kata Politikus Partai Golkar.

Ia mendorong agar Rancangan Undang Undang (RUU) Terorisme bisa segera diselesaikan. Meski harus disegerakan, pasal dalam RUU yang diundangkan harus berkualitas dan relevan.

"Saya percaya teman-teman Pansus (RUU Terorisme) mudah-mudahan pembahasannya tidak ada masalah. Masukan dari berbagai pihak harus didengarkan sebaik-baiknya oleh pansus, pemerintah, DPR, supaya UU itu nanti implementatif dan tidak menimbulkan pro kontra," kata Ade.

Hal itu disampaikan Ade menyusul pelemparan bom molotov di Gereja Oikumene di Kelurahan Sengkotek, Samarinda Kalimantan Timur.
loading...
Top