Pesantren Waria Akhirnya Bubar, Lantaran Takut Diamuk Warga

Penulis Penulis | Ditayangkan 02 Jun 2016

Pesantren Waria Akhirnya Bubar, Lantaran Takut Diamuk Warga

Pondok Pesantren Al Fatah di Jagalan, Banguntapan, Bantul, DIY yang seluruh santrinya waria bubar dan menghentikan seluruh aktivitasnya.

Kapolsek Banguntapan, Kompol Suharno mengatakan, penutupan aktivitas ponpes itu dilakukan sendiri oleh pengelola. Pihaknya hanya sebagai penengah saat terjadi pertemuan antara pengelola, ormas, dan pemerintahan setempat.

Baca Juga : Hacker Hamza Dalj Divonis Hukum Gantung Tetap Tersenyum Saat Akan Di Eksekusi

"Atas keinginan sendiri, pengelola pondok pesantren yang menutup aktivitasnya," jelasnya.

Pihak kecamatan sudah mempertemukan antara pengelola pondok dengan pihak lain, seperti ormas dan masyarakat yang menolak keberadaan pondok. Hasilnya, pihak pondok pesantren menutup aktivitasnya.

Selain tak memiliki izin, keberaan pondok juga tidak sesuai peruntukan. Pondok tersebut merupakan rumah tinggal yang dipergunakan sebagai pondok pesantren khusus waria.

Terkait adanya pesta Miras,  pengelola pondok Sinta Ratri mengaku memang ada waria yang datang ke pondok dan melakukan pesta miras.

Baca Juga : Video Aksi Lucu Awak Pesawat Citilink Ini Bikin Seluruh Penumpang Ketawa Ngakak..

Namun, dia datang dari luar dan membawa sendiri miras untuk dikonsumsi. "Itu diakui pengelola pondok, pernah ada pesta miras," pungkasnya.
SHARE ARTIKEL