Hati – Hati, Modus Baru Penipuan di Pom Bensin

Penulis Dzikir Pikir | Ditayangkan 10 Jun 2016

Hati – Hati, Modus Baru Penipuan di Pom Bensin
Jika di kontrol dari jauh, konsumen tak akan tahu
Di zaman modern ini, tekhnologi dibidang apapun semakin canggih, termasuk IT. Disebuah SPBU di kota Tangerang Selatan, ada oknum SPBU mencurangi takaran bensin melalui alat khusus seperti remote, jadi bisa dikontrol dari jarak jauh.

SPBU Rempoa (34-12305), Tangerang Selatan melahirkan beberapa oknum jahat. Aksi oknum SPBU diklaim Pertamina sebagai modus penipuan baru yang sulit dipantau secara kasat mata.

Modus pengurangan takaran BBM yang dilakukan para oknum bukan seperti biasanya. Artinya mereka mencurangi takaran bensin bukan melalui dispanser pengisian bahan bakar, tapi menggunakan alat khusus yang bisa dikontrol melalui remote jarak jauh, demikian dilansir otomania.com

Baca Juga : Menolak Bayar Tilang, Siswi SMK Ini Diajak Berhubungan Intim Oleh Polisi

"Modus ini tergolong baru, mereka melakukan kecurangan melalui alat yang tidak dilihat secara kasat mata. Polisi yang mengungkap juga melakukan pengawasan terlebih dahulu sampai akhirnya bisa melakukan operasi secara tangkap tangan. Karena kalau operasi dilakukan secara tiba-tiba sudah pasti mereka (oknum) akan mempersiapkan diri," ucap Jumali, General Manager Marketing Operation Region (MOR) III dalam konferensi persnya di Jakarta, Selasa (7/6/2016).

Menurutnya, dari cerita polisi, oknum yang melakukan kecurangan menggunakan alat yang sudah berbasis teknologi dengan remote jarak jauh. Hal ini berbeda dari modus dulu yang masih mengakali komponen di dispenser dengan cara manual.

Hati – Hati, Modus Baru Penipuan di Pom Bensin
Semoga modus dapat segera dibongkar
"Intinya mereka menggunakan alat yang sudah berbasis teknologi modern, cukup canggih lah. Kalau dulu biasanya dilakukan dengan mengakali komponen dari dispanser, tapi sekarang tidak bisa karena sudah ada segel baik di komponen dan cover, jadi kalau dibuka sudah bisa kelihatan bahwa ada kecurangan," papar Jumali.

Baca Juga : Ini Wajah Mobil Baru 47 Jutaan, Yang Resmi Dipasarkan

Untuk solusi, sampai saat ini Pertamina masih mencoba untuk mendalami dan mengkaji alat yang digunakan. "Sekarang sudah jaman IT, kami akan coba dalami bagaiamana cara untuk menge-lock dispenser supaya tidak bisa dikendalikan," ucap Jumali.

Wah, kalo sudah begini susah ya. Bukan tidak mungkin hal ini akan dicontoh oleh oknum oknum di SPBU lain. Bagaimana bisa kita melihat, jika alat yang dibuat mencurangi dapat dikendalikan dari jarak jauh. Harapan kita adalah pertamina dapat segera membuka secara jelas modusnya, dan dapat menangguli agar tidak sampai terjadi di SPBU lain. Supaya kita sebagai konsumen tidak dirugikan.
SHARE ARTIKEL