6 Cara EFEKTIF Mengatasi Anak Depresi

Penulis Dzikir Pikir | Ditayangkan 22 Jun 2016

6 Cara EFEKTIF Mengatasi Anak Depresi
Hati hati bila secara drastis kelakuan anak berubah
Apakah anda melihat anak anda berubah sikapnya secara tiba-tiba, dia tidak berlaku seperti biasana? Hati-hati, karena bisa saja anak anda sedang mengalami masalah yang berat sehingga ia depresi atau stress. Bila anak anda terlihat perubahan sikapnya, maka lakukan beberapa cara ini yang dikutip dari pendidikankarakter.

Berikut ini ada 6 cara untuk mengatasi depresi pada anak yang wajib diketahui oleh setiap orangtua.

1. Dekatilah Anak Dengan Penuh Kasih Sayang

Jika anak mulai memperlihatkan tanda-tanda depresi, inilah saatnya kita sebagai orangtua perlu memberi dosis cinta dan kasih sayang yang kuat pada anak. Pada saat kritis tersebut anak sangat membutuhkan dukungan emosional dengan sentuhan dan pelukan. Dukungan emosional dapat lebih meringankan bebannya, sebab anak tidak merasa sendiri.

2. Bentuklah Anak Untuk Merasa Lebih Aman dan Nyaman

Untuk menurunkan tingkat kecemasan yang dihayati, anak membutuhkan suasana yang dapat menyejukkan hatinya. Bila perlu ajak anak ke tempat yang menyenangkan, dan tempat yang dapat membangkitkan gairah serta semangat hidupnya.

3. Membantu Anak Memahami Permasalahannya

Jika anak sudah mau menceritakan tentang masalah yang menghimpitnya, ini berarti merupakan pertanda baik. Sudah ada keinginan yang terselip dalam hati anak untuk mengatasi derita hatinya. Namun kalau anak masih membungkam dan memendam masalahnya, kita dapat mengetuk pintu hatinya dan memberi dukungan emosional dengan memeluk anak.

Baca Juga : WASPADA : Inilah 4 Bahaya Bermain Video Game Pada Anak

Selanjutnya, ajak anak untuk melakukan relaksasi. Fungsi relaksasi ini adalah untuk mengikis habis beban yang mengganjal dalam hati.

4. Meyakinkan Anak Pada Kemampuan Dirinya

Setelah anak dapat menerima kenyataan yang menimpa dirinya dengan ikhlas, selanjutnya anak perlu diajak untuk mengembangkan aktivitas lainnya. Khususnya aktivitas yang dapat mengatasi permasalahan yang telah menghantuinya tersebut. Hal ini penting untuk mencegah anak kembali menghayati kesedihan hatinya.

5. Kembalikan Semangat Hidup Anak Dengan Positive Thinking

Agar anak tidak terombang-ambing oleh suasana hati yang tidak mengenakkannya, anak perlu dilatih cara mengembangkan positive thinking. Anak harus dapat melatih diri menghadapi situasi yang menekan atau menghadapi masalah dengan rasional, sehingga latihan ini membuat anak mampu menghadapi keadaan yang menekan atau persoalan dengan lebih memfokuskan pada inti permasalahan, dan berupaya menemukan solusinya.

6. Kembangkan Rasa Percaya Diri Anak

Bangun pengertian anak, bahwa masalah bukan merupakan beban yang harus ditakuti. Anak tidak boleh memandang rendah kemampuan diri sendiri. Seburuk atau sesulit apa pun kondisi yang dihadapi, anak masih punya kekuatan dan kemampuan mengatasinya. Tanamkan keyakinan anak “mampu” menyelesaikan segala bentuk hambatan. Sebab, setiap masalah pasti ada jalan keluarnya.

Bila anda mampu untuk memahami anak kali ini, kemungkinan besar bila anak mengalami masalah lagi hingga menimbulkan depresi pada dirinya, ia akan termotivasi sendiri untuk mengatasi masalah tersebut. Tapi bila anak merasa tidak sanggup, mereka cenderung untuk curhat ke orangtuanya karena pada saat yang sama dahulu bisa terselesaikan solusinya bersama anda.
SHARE ARTIKEL