Hindari Selfie Berbahaya, Inilah Panduan Selfie yang Aman

Penulis Unknown | Ditayangkan 08 Jul 2015



Kegiatan self photography atau yang lebih dikenal dengan istilah selfie ini kian menjamur di masyarakat, khususnya di kalangan remaja. Hal ini ditunjang dengan kamera smartphone yang makin lama makin canggih.
Hindari Selfie Berbahaya, Inilah Panduan Selfie yang Aman

Namun, tak selamanya kegiatan selfie ini berakhir dengan keseruan dan kegembiraan. Banyak kasus yang terjadi berakhir dengan tragis akibat selfie sembarangan. Oleh karena itu, agar terhindar dari ‘selfie yang berbahaya’ Pemerintah Rusia hingga meluncurkan sebuah kampanye mengenai panduan selfie yang aman bagi generasi muda Rusia.

Koran lokal Izvetia melansir, Kementerian Dalam Negeri Rusia menerbitkan sebuah panduan yang dilengkapi ilustrasi untuk mengingatkan orang-orang tentang risiko yang bisa dialami ketika mengambil foto selfie.

Buklet panduan slefie ini dilengkapi ilustrasi seperti  larangan untuk mengambil selfie di atas perahu, di samping kereta yang melaju, ataupun selfie di atas atap rumah. Buklet tersebut juga dilengkapi dengan kalimat-kalimat humor guna mencegah orang-orang untuk tidak melakukan selfie yang berbahaya.
Hindari Selfie Berbahaya, Inilah Panduan Selfie yang Aman

Kalimat seperti "Selfie di rel kereta api adalah ide yang buruk" dan " Selfie dengan binatang buas hasilnya tak selalu bagus" terpampang di buklet ini. Moto dari kampanye ini cukup menarik, "Bahkan sejuta likes di media sosial tidak lebih berharga dari nyawa Anda".

Kementerian Dalam Negeri Rusia menyebutkan, kampanye ini dilakukan menyusul sejumlah kecelakaan yang berujung pada kematian akibat slefie yang tidak bijaksana. Kepolisian Rusia bahkan menyebut setidaknya 10 orang meninggal dan 100 orang lainnya terluka akibat melakukan selfie sepanjang 2015 ini.

Meski panduan itu dibuat oleh Pemerintah Rusia untuk warganya, tak ada salahnya juga jika kita turut memperhatikan panduan tersebut agar tidak melakukan selfie yang bisa membahayakan diri sendiri. Ingat, sejuta like dan komentar di media sosial tidak akan ada artinya jika nyawa melayang.


SHARE ARTIKEL