Bacaan Al-Qur'an 30 Juz

 14 Oct 2019  Taufiq F

Bacaan Al-Qur'an 30 Juz

Bacaan Al-Qur'an - Image from islam.babe.news

Setiap umat muslim tentu tahu dan paham bahwa bacaan Al-Qur'an sebagai kitab suci yang mempunyai berbagai macam keutamaan.

Bacaan Al-Qur'an 30 juz yang diserukan sebagai pedoman, mempunyai solusi untuk hampir seluruh sendi kehidupan manusia.

Sebagai seorang muslim wajib bisa membaca bacaan Al-Qur'an juz 1-30 dengan baik dan benar. Belajar membaca bacaan Al-Qur'an memang tidak mudah, apalagi untuk orang yang sudah dewasa karena sibuk dengan pekerjaannya sehingga tidak sempat membaca Al-Qur'an.

Walau tidak bisa membaca bacaan Al-Qur'an, ada baiknya walau hanya mendengar bacaan Al-Qur'an dari juz 1 sampai 30 adalah salah satu cara untuk menikmati bacaan Al-Qur'an tersebut, mari perhatikan hal-hal berikut.

Pengertian Bacaan Al-Qur'an

Sebagian dari kita malas membaca bacaan Al-Qur'an baik bacaan Al-Qur'an juz 1 atau bacaan Al-Qur'an merdu padahal di dalamnya terdapat petunjuk untuk hidup di dunia.

Banyak dari kita beralasan tidak punya waktu untuk membaca bacaan Al-Qur'an. Banyak yang tidak sanggup belajar Al-Qur'an karena sulit katanya. Padahal membacanya sangat mudah dan sangat mendatangkan kebaikan.

Meskipun sebagai seorang muslim diharuskan untuk membaca bacaan Al-Qur'an sendiri, namun ada kalanya mendengarkan saja bisa memberi ketenangan tersendiri.

Ingin belajar Al-Qur'an? Tapi anda belum tahu caranya? Klik disini (Baca: Terbaru, Cara Membaca Alquran dengan Metode yang Tepat Dan Cepat)

Hal ini karena ayat-ayat Al-Qur'an memang memiliki keistimewaan yang bisa membuat siapapun pendengarnya menjadi merasa tenang.

Pengertian Al-Qur'an adalah kalam Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad, yang menjadi mukjizat bagi beliau, serta membacanya adalah suatu ibadah.

Dan merupakan firman Tuhan yang harus disampaikan, sebagai tugas kerasulan beliau. Selanjutnya, para sahabat berbondong-bondong mulai menghafal Al-Qur'an, serta sebagian menulisnya di berbagai medium sesuai dengan teknologi yang ada di masyarakat Arab waktu itu.

Selanjutnya, Al-Qur'an ini juga mulai disusun pada masa-masa Khulafaur Rasyidin pasca wafat beliau dan usai pada masa Khalifah Utsman bin Affan radliyallahu'anhu.

Keistimewaan dan ketentuan tersebut rupanya harus diketahui secara pasti bagi umat islam yang akan memahami maksudnya dan tujuan dari Al-Qur'an itu sendiri.

Al-Qur'an memiliki keistimewaan yang luar biasa berikut penjelasannya (Baca: 12 Keistimewaan Al-Qur'an)

Dimana rahasia dari setiap huruf, ayat, kalimat, dalam Al-Qur'an itu bisa lebih di maknai dengan pasti oleh setiap pribadi muslim jika kalau dalam pemahaman dan pengalamannya tersebut sesuai dengan anjuran para ulama dalam hal ini ulama ahli tafsir.

Meskipun pada waktu ini sudah banyak sekali terdapat bacaan Al-Qur'an 30 juz lengkap dengan bahasa Indonesia dan terjemahannya yang sudah dikemas rapi seperti lewat media aplikasi yang ada di android.

Untuk pengertian Al-Qur'an lebih jelasnya klik disini (Baca: Pengertian Al Quran Menurut Bahasa, Istilah dan Beberapa Ahli)

Akan tetapi untuk lebih memahami secara pasti dan supaya berhati-hati tetaplah merujuk pada tafsir bacaan Al-Qur'an yang dianjurkan oleh para ulama ahli tafsir. Seperti berikut ini.

Bacaan Al-Qur'an 30 Juz

Al-Qur an Bahasa Indonesia Bacaan 30 Juz Dan Terjemahannya - Image from santrimuda.com

Bacaan Al-Qur'an 30 Juz

Al-Qur an Bahasa Indonesia Bacaan 30 Juz Dan Terjemahannya - Image from santrimuda.com

Bacaan Al-Qur'an 30 Juz

Al-Qur an Bahasa Indonesia Bacaan 30 Juz Dan Terjemahannya - Image from santrimuda.com

Bacaan Al-Qur'an 30 Juz

Al-Qur an Bahasa Indonesia Bacaan 30 Juz Dan Terjemahannya - Image from santrimuda.com

Bacaan Al-Qur'an 30 Juz

Al-Qur an Bahasa Indonesia Bacaan 30 Juz Dan Terjemahannya - Image from santrimuda.com

Membaca Bacaan Al-Qur'an Merupakan Perdagangan yang Tidak Pernah Merugi

Berdasarkan ayat berikut ini:

{الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجَارَةً لَنْ تَبُورَ (29) لِيُوَفِّيَهُمْ أُجُورَهُمْ وَيَزِيدَهُمْ مِنْ فَضْلِهِ إِنَّهُ غَفُورٌ شَكُورٌ (30)}

“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan salat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi”. “Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (QS. Fathir: 29-30).

Ibnu Katsir rahumahullah berkata,

قال قتادة رحمه الله: كان مُطَرف، رحمه الله، إذا قرأ هذه الآية يقول: هذه آية القراء

“Qatadah (wafat: 118 H) rahimahullah berkata, “Mutharrif bin Abdullah (Tabi’in, wafat 95H) jika membaca ayat ini beliau berkata: “Ini adalah ayat orang-orang yang suka membaca Al Quran” (Lihat kitab Tafsir Al Quran Al Azhim).

Asy Syaukani (w: 1281H) rahimahullah berkata,

أي: يستمرّون على تلاوته ، ويداومونها

“Maksudnya adalah terus menerus membacanya dan menjadi kebiasaannya” (Lihat kitab Tafsir Fath Al Qadir).

Manfaat membaca Al-Qur'an yang tidak pernah merugi:

1. Pada satu hurufnya akan diganjar dengan 1 kebaikan dan dilipatkan menjadi 10 kebaikan
2. Kebaikan akan menghapuskan kesalahan
3. Untuk setiap kali bertambah kuantitas bacaan, bertambah pula ganjaran pahala dari Allah.
4. Bacaan Al-Qur'an akan bertambah agung dan mulia jika terjadi di dalam shalat
5. Membaca Al-Qur'an bagaimanapun akan mendatangkan kebaikan
6. Membaca Al-Qur'an akan mendatangkan syafa'at
7. Salah satu ibadah paling agung adalah membaca Al-Qur'an

Selain itu masih banyak manfaat membaca Al-Qur'an lainnya cek disini (Baca : Manfaat Ilmiah dari Membaca Al Qur'an yang Belum Banyak Orang Menyadari )

Ketentuan Khusus yang Terdapat pada Bacaan Al-Qur'an

Berdasarkan Syekh Muhammad Al Maliki, ada beberapa hal yang patut kita cermati tentang perbedaan Al-Qur'an dan Hadist Qudsi:

1. Al-Qur'an adalah mukjizat yang terjaga sepanjang masa dari segala pengubahan, serta lafal dan seluru isinya sampai taraf hurufnya, tersampaikan secara mutawatir.
2. Al-Qur'an tidak boleh diriwayatkan maknanya saja. Ia harus dihafalkan sebagaimana adanya, berbeda dengan hadist Qudsi, yang bisa sampai kepada kita dalam hadist yang diriwayatkan secara makna saja. Pun ia masih bisa dikritik secara sanad dan matan sebagaimana hadist-hadist lainnya.
3. Dalam madzhab Syafi'i, Mushaf Al-Qur'an tidak boleh dipegang dalam keadaan berhadast kecil, secara tidak boleh dibaca saat berhadast besar. Sedangkan pada hadist Qudsi, secara hukum, ia boleh dibaca dalam kondisi berhadats.
4. Hadits Qudsi tentu tidak dibaca saat shalat, berbeda dengan ayat Al-Qur'an
5. Membaca bacaan Al-Qur'an, membacanya adalah ibadah, dan setiap huruf di ganjar sepuluh kebaikan, sebagaimana disebutkan dalam banyak hadist.
6. Al-Qur'an adalah sebutan yang memang bersal dari Allah, beserta nama-nama Al-Qur'an yang lainnya.
7. Al-Qur'an tersusun dalam susunan ayat dan surat yang telah ditentukan
8. Lafal dan makna Al-Qur'an sudah diwahyukan secara utuh kepada Nabi Muhammad, sedangkan lafal hadist Qudsi bisa hanya diriwayatkan oleh para periwayat secara makna.

Adab Membaca Bacaan Al-Qur'an

Pada saat membaca Al-Qur'an, maka seorang muslim perlu memperhatikan adab-adab berikut ini untuk mendapatkan kesempurnaan pahala dalam membaca bacaan Al-Qur'an:

1. Membaca bacaan Al-Qur'an harus dalam keadaan suci, dengan duduk yang sopan dan tenang.
2. Membacanya juga harus dengan pelan (tartil) dan tidak cepat, agar dapat menghayati ayat yang dibaca
3. Membaca bacaan Al-Qur'an dengan khusyu', dengan menangis, karena sentuhan pengaruh ayat yang dibaca bisa menyentuh jiwa dan perasaan
4. Membaguskan suara ketika membacanya
5. Membaca bacaan Al-Qur'am dimulai dengan isti'adzah

Demikianlah penjelasan mengenai bacaan Al-Qur'an yang dapat disampaikan wajibbaca.com pada kesempatan kali ini.

Semoga pahala yang terdapat pada penjelsan Al-Qur'an bahasa Indonesia bacaan Al-Qur'an 30 juz dan terjemahannya bisa menjadi amal shalih yang senantiasa memberikan cahaya dan obat bagi kita semua.

Selain membaca, mendengar juga bisa mengamalkannya, tuntunan ayat suci Al-Qur'an ini merupakan salah satu landasan, sumber dan juga pedoman dalam hidup dan kehidupan sehari-hari bagi setiap umat muslim.