5 Fakta Unik Ranu Manduro yang Belum Banyak Orang Tahu

Penulis Isfatu Fadhilatul | Ditayangkan 26 Feb 2020

5 Fakta Unik Ranu Manduro yang Belum Banyak Orang Tahu

Pemandangan Ranu Manduro yang berlokasi di Mojokerto - Image from www.instagram.com

Jangan ngaku traveller kalau belum tahu tempat ini!

Pingin ke Selandia Baru tapi bokek? ke Mojokerto aja, ada lanskap yang bagus banget! rugi deh, kalo nggak kesana!

Nama Ranu Manduro mungkin belum terlalu familiar. Namun soal keindahannya, nggak perlu diragukan lagi. Berikut beberapa fakta dibalik keviralannya

Baru-baru ini, Ranu Manduro mendadak viral lewat postingan salah satu pengguna media sosial bernama Hafidz Bashory. Video yang menunjukkan keindahan Ranu Manduro itu pun kemudian di-repost oleh banyak akun,  baik di media sosial Twitter maupun Instagram. 

Lanskapnya yang hijau layaknya pemandangan Selandia Baru membuat nama Ranu Manduro mengundang banyak perhatian. Padahal sebelumnya, tempat ini masih jarang dilirik untuk kegiatan berwisata, lho. 

Nah, untuk menjawab semua keingintahuan kamu, berikut lima fakta unik tentang Ranu Manduro yang jarang orang ketahui, kamu wajib tahu!

1. Berlokasi di Mojokerto

Sesuai namanya, Ranu Manduro berlokasi di Desa Manduro, Manduro Manggung Gajah, Kec. Ngoro, Mojokerto, Jawa Timur. 

2. Ranu Kumbolo-nya Mojokerto

5 Fakta Unik Ranu Manduro yang Belum Banyak Orang Tahu

Pemandangan Ranu Menduro - Image from www.instagram.com

Ranu Manduro mendapat julukan Ranu Kumbolo dari Mojokerto. Hal ini karena Ranu Manduro merupakan sebuah telaga yang berlokasi di kaki Gunung Penanggungan. Mirip seperti Ranu Kumbolo yang berlokasi di kaki Gunung Semeru.

3. Lokasi pengerukan pasir untuk Lumpur Lapindo

5 Fakta Unik Ranu Manduro yang Belum Banyak Orang Tahu

Pemandangan Ranu Manduro - Image from www.instagram.com

Tahukah kamu, kawasan Ranu Manduro dulunya hanya sekedar perbukitan yang dikeruk untuk mengatasi problem lumpur Lapindo yang meluap pada tahun 2006 silam. 

Ketika terjadi bencana lumpur Lapindo, banyak truk yang datang ke tempat ini untuk mengeruk pasir. Nah, hasil kerukan tersebut kemudian menjadi sebuah lubang besar yang membentuk telaga saat musim hujan tiba.  

Baca Juga: 7 Wisata di Batu Malang Terbaru 2019 yang Instagramable

4. Belum menjadi objek wisata resmi

Sebenarnya, sebelum terkenal seperti sekarang, Ranu Manduro sudah sering dikunjungi oleh wisatawan lokal. Hanya saja memang tempat tersebut belum menjadi objek wisata resmi. 

Selain itu, akses menuju Ranu Manduro pun juga dinilai lumayan sulit untuk dijangkau oleh mobil. 

Jadi untuk kamu yang ingin travelling ke kawasan perbukitan indah berlatar belakang Gunung Penanggungan ini, disarankan menggunakan sepeda atau motor agar lebih cepat.

5. Lanskapnya indah Seperti Selandia Baru

5 Fakta Unik Ranu Manduro yang Belum Banyak Orang Tahu

Indahnya lanskap di Ranu Manduro - Image from www.instagram.com

Dalam video Instagram Story yang diunggah oleh Hafidz Bashory dalam akun pribadinya, kamu dapat melihat betapa alaminya alam di sekitar Ranu Manduro. 

Di jalan menuju lokasi telaga, kamu dapat melihat hamparan rumput menghijau yang alami. Hawanya pun tampak sejuk dan masih sangat alami.

Langit yang biru seakan menyiratkan bahwa tempat wisata ini masih jarang terjamah polusi. Belum lagi bebatuan berukuran besar yang menghiasinya. Dijamin nggak kalah dengan lanskap yang ada di Selandia Baru!

Baca Juga: 7 Tempat Wisata Jepara yang Wajib Dikunjungi Saat Liburan

Rute dan waktu terbaik mengunjungi Ranu Manduro

Setelah mengetahui fakta-fakta unik seputar Ranu Manduro, pasti kamu nggak ingin menunggu lama untuk mengunjunginya, kan? 

Nah, buat kamu yang mau jalan-jalan ke Mojokerto dan ingin menyambangi Ranu Manduro, rute yang kamu lewati tidak terlalu sulit kok.

Selain itu, kamu bisa dengan mudah menemukannya dengan bantuan Google Maps, masyarakat di sekitar pun sudah mengenal lokasi ini sejak tahun 2017.

Jika kamu menempuh perjalanan dari Surabaya, teruslah ke arah selatan (Gempol) dengan jarak sekitar 50 KM dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 15 menit. 

Jika kamu dari Kota Mojokerto, waktu yang harus ditempuh sekitar 48 menit.
Cara paling mudah, arahkan kendaraanmu ke Desa Manduro untuk mencari Balai Desa di sana.

Sesampainya di Balai Desa, kamu bisa masuk ke gang berwarna biru di sebelah Alfamart dan Balai Desa. Tak memakan waktu lama kok, karena lokasi wisata Ranu Manduro tak jauh dari sana.

Baca Juga: 5 Wisata di Sumba Timur yang Eksotis, Berasa Lagi di Luar Negeri!

Oh iya, kamu nggak perlu menyiapkan banyak budget, karena untuk masuk kawasan Ranu Manduro, kamu tidak dikenakan biaya sepeserpun alias gratis. Tapi ingat ya, mentang-mentang gratis jangan membuang sampah sembarangan!

Sesampainya di Ranu Manduro, kamu akan dimanjakan dengan panorama yang indah dari danau, air terjun serta sabana yang membentang hijau.

Di sabana tersebut, kamu bisa mengambil foto di antara bebatuan tinggi dengan lanskap gagahnya Gunung Penanggungan.

Waktu terbaik mengunjungi Ranu Manduro adalah pagi hari dengan sinar matahari yang cerah. Hal ini sebagai antisipasi untuk menghindari tanah ledok di musim hujan dan mendung.

Kamu yang hobi eksis di medsos, jangan lupa ambil foto sebanyak-banyaknya ya! karena terdapat banyak sekali spot yang mendukung untuk swafoto, bahkan tempat ini sering ditunjuk sebagai tempat prewedding, loh!

Jadi, tunggu apa lagi, ayo travelling ke Ranu Manduro!

viral minggu ini

BAGIKAN !

Jika kontent kami bermanfaat
share wa
share fb