Siap-siap, Elpiji Tabung Biru 12 Kg akan Ditarik dari Pasaran, Ini Penjelasan Pertamina

Penulis Dian Aprilia | Ditayangkan 17 Oct 2020



Ilustrasi tabung elpiji biru 12 kg - Image from kursrupiah.net

Mulai bulan November dan dilakukan secara bertahap 

Bun siap-siap ya, elpiji biru 12 kg akan segera ditarik. Pertamina memberikan imbauan kepada pengguna untuk segera beralih ke produk lain. Ini penjelasan lengkap Pertamina. 

Para pengguna elpiji 12 kilogram harus segera bersiap-siap. Pasalnya tabung gas warna biru tersebut akan segera ditarik dari peredaran. 

Hal ini sebagaimana yang tertulis dalam surat pemberitahuan penarikan tabung elpiji 12 kg oleh PT Wina Wira Usaha Jaya, salah satu agen resmi LPG Pertamina Yogyakarta. 

Dalam surat itu disebutkan bahwa seluruh pelanggan elpiji 12 kg diimbau beralih ke Bright Gas 12 kg.

Imbauan tersebut berpijak dari surat dari PT Pertamina Nomor 1736/Q24030/2020-S3 tertanggal 31 Mei 2020 mengenai Produk Tunggal Gas 12 kg.

"Mulai bulan November, tabung gas LPG 12 kg (biru) akan segera ditarik oleh Pertamina. Dan mulai Desember 2020, di Jogja sudah tidak ada lagi gas Elpiji 12 kg (tabung biru)," demikian pernyataan Manajer PT Wina Wira Usaha Jaya, Hervan Akadhina dikutip dari surat pemberitahuan itu.

Menanggapi hal itu, Vice President Corporate Communication PT Pertamina Fajriyah Usman membenarkan adanya rencana penarikan tabung elpiji 12 kg tabung biru tersebut. 

Menurut dia, kebijakan ini bertujuan agar strategi distribusi menjadi lebih fokus melalui penerapan single brand. 

Dilakukan Secara Bertahap

Tak hanya di beberapa daerah saja, kebijakan ini akan diberlakukan di seluruh Indonesia. Namun, Fajriyah menyampaikan bahwa penerapannya dilakukan secara bertahap. 

“Ya, akan diberlakukan di seluruh Indonesia. Namun prakteknya bertahap. Kalau di rumah masih ada yang tabung biru, ya dihabiskan dulu. Nanti kalau mau isi ulang, baru akan diganti ke Bright Gas,” ujar dia kepada Liputan6.com, Jumat 16 Oktober 2020.

Penjelasan Pertamina

Pertamina akan menarik elpiji 12 kilogram tabung biru lalu menggantikannya dengan Bright Gas 12 kg yang akan dilakukan mulai bulan depan. 

“Saat ini Pertamina menerapkan kebijakan Single Brand untuk LPG 12 kg, karena untuk jenis produk ini, Pertamina memiliki 2 merek dagang yakni Elpiji (tabung biru) dan Bright Gas (tabung pink). Ke depan, akan difokuskan di 1 merek saja,” kata Fajriyah.

Kemudian, penarikan tabung elpiji 12 kg ini akan dilakukan secara bertahap berawal dari pangkalan. 

“Ya, akan diberlakukan di seluruh Indonesia. Namun prakteknya bertahap. Kalau di rumah masih ada yang tabung biru, ya dihabiskan dulu. Nanti kalau mau isi ulang, baru akan diganti ke Bright Gas,” ujar dia.

Diganti Bright Gas, Harganya Lebih Mahal?

PT Pertamina saat ini sedang menerapkan kebijakan single brand untuk LPG 12 kg. Dimana nantinya hanya akan ada satu merek saja yang diedarkan oleh Pertamina. 

Diketahui, saat ini Pertamina memiliki dua produk untuk kategori Elpiji 12 kg, yakni elpiji tabung biru dan bright gas.

“Saat ini Pertamina menerapkan kebijakan Single Brand untuk LPG 12 kg, karena untuk jenis produk ini, Pertamina memiliki 2 merek dagang yakni Elpiji (tabung biru) dan Bright Gas (tabung pink). Kedepan, akan difokuskan di 1 merk saja,” kata Fajriyah dikutip dari Liputan6.com, pada Jumat 16 Oktober 2020.

Fajriyah menjelaskan, tidak ada perbedan yang berarti pada kedua jenis tabung LPG ini. Di mana keduanya memiliki harga, dimensi, dan juga isi yang sama. 

Sementara perbedaannya hanyalah pada tampilannya saja, yakni warna tabung gas

“Sebenarnya kedua produk ini sama, baik dari spesifikasi dan dimensi tabung, isi LPG dan harga. Perbedaan teknisnya hanya dari sisi warna dan tampilan tabung. Harga Bright Gas juga sama dengan harga Elpiji (tabung biru), dan bahkan dilengkapi dengan valve double spindle sehingga lebih aman mencegah kebocoran,” kata Fajriyah.

Nah itu bun, jadi jangan kaget kalau beli gas bulan depan sudah tak ada lagi tabung gas biru 12 kg. Dan tak perlu risau akan penggantian ke Bright Gas, sebab secara harga, spesifikasi tetap sama. 

loading...