Selama Corona, Jokowi Siapkan Rp 25 T untuk Kebutuhan Pokok

Penulis Dian Aprilia | Ditayangkan 01 Apr 2020

Selama Corona, Jokowi Siapkan Rp 25 T untuk Kebutuhan Pokok

Jokowi kucurkan Rp 25 Triliun - Image from wajibbaca.com

Total dana Rp 405,1 Triliun.

Khusus kebutuhan pokok Rp 25 Triliun. Rincian lain ratusan triliun untuk apa saja? Ini...!

Pemerintah telah menetapkan status kedaruratan kesehatan masyarakat terhadap pandemi corona. 

Sebab sudah ada sebanyak 1.414 orang yang terinfeksi virus Corona, hingga Senin 30/3. 

Sedangkan hingga siang ini, tercatat ada 1.528 kasus positif, dengan 81 orang yang berhasil sembuh serta 136 orang meninggal. 

Kebijakan besar yang diambil untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 adalah dengan menerapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). 

Setelah menetapkan status ini, Jokowi menyampaikan beberapa kebijakan yang telah disiapkan oleh pemerintah guna mengatasi wabah corona ini.

Baca juga : Syekh Puji Nikahi Bocah 7 Tahun, KPAI Angkat Bicara Perihal Hukumannya

Jokowi menegaskan bahwa kebijakan ini difokuskan pada penyiapan bantuan bagi masyarakat kelas bawah. Salah satu poin yang disampaikan Jokowi adalah menyiapkan cadangan anggaran khusus untuk memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia selama pandemi. 

"Kita siapkan jaring pengaman sosial untuk masyarakat lapisan bawah agar tetap mampu memenuhi kebutuhan pokok dan menjaga daya beli. Pada kesempatan ini saya akan fokus pada penyiapan bantuan untuk masyarakat lapisan bawah," ujar Jokowi dalam konferensi pers di Istana Bogor, Selasa (31/3).
Besaran dana yang telah disiapkan adalah sebanyak 25 Triliun. Anggaran tersebut nantinya akan digunakan untuk menyediakan kebutuhan pokok, termasuk bahan pangan serta operasi pasar dan logistik.
Sedangkan secara keseluruhan, Presiden Jokowi telah menyiapkan dana hingga 405,1 Triliun untuk menangani pandemi Corona di Indonesia. 

"Terkait penanganan Covid-19 dan dampak ekonomi keuangan, saya menginstruksikan total tambahan belanja dan pembiayaan APBN 2020 untuk penanganan Covid-19 sebesar 405,1 Triliun." ujar Jokowi dalam konferensi pers Selasa (31/3/2020) 

Adapun rinciannya adalah sebagai berikut : 

  • 75 Triliun untuk Bidang Kesehatan 
  • ​110 Triliun untuk Jaring Pengaman Sosial 
  • 70,1 T untuk insentif perpajakan dan stimulus kredit usaha rakyat 
  • 150 T untuk pembiayaan program pemulihan ekonomi nasional, termasuk biaya restrukturisasi kredit, penjaminan serta biaya usaha UMKM dan dunia usaha
Artikel Terkait
viral minggu ini

BAGIKAN !

Jika kontent kami bermanfaat
share wa
share fb