Pemerintah Pilih Acak yang Bisa Ikut Program Kartu Prakerja

Penulis Dian Aprilia | Ditayangkan 15 Apr 2020

Pemerintah Pilih Acak yang Bisa Ikut Program Kartu Prakerja

Pemerintah pilih acak peserta kartu prakerja - Image from tribunnews.com

Perbanyak berdoa, persiapkan diri anda

Semoga terpilih di program Kartu Prakerja

Karena pemerintah nyatanya pilih acak yang bisa ikut program tersebut. Jadi tidak semua punya kesempatan untuk terpilih. Semoga Anda beruntung. 

Program Kartu Pra Kerja yang janjikan bantuan senilai 3,5 juta, langsung digandrungi banyak masyarakat. Bahkan hingga saat ini sudah jutaan peserta yang mendaftar program ini. 

Lantas, seperti apa kriteria dan penilaian pemerintah kepada peserta yang bisa mendapatkan program kartu pra kerja ini? 

Baca juga :  Ibu-ibu ini Kesal, Bantuan 600 Ribu yang Dijanjikan Pemerintah Kok Begini?

Direktur Komunikasi Manajemen Pelaksana Prakerja, Panji Winanteya Ruky menyampaikan kriteria yang bisa menjadi peserta program kartu pra kerja adalah mereka yang merupakan warga negara Indonesia (WNI). Dengan usia di atas 18 tahun dan tidak sedang menempuh pendidikan formal.

Calon peserta program kartu pra kerja, terlebih dahulu harus mendaftarkan dirinya melalui situs resmi www.prakerja.go.id. 

Selain itu, pendaftar juga harus mengikuti tes motivasi dan kemampuan dasar. 

Adapun kata Panji pemilihan peserta akan dipilih secara acak oleh sistem yang dimiliki pemerintah dalam menjalankan program Kartu Prakerja. 

Kemudian, penilaian lolos atau tidaknya peserta program kartu pra kerja akan dikoordinasikan bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI. 

“Pemilihan [peserta] oleh sistem secara random/acak. Untuk pekerja yang terdampak PHK atau kehilangan pekerjaan, syarat dan ketentuan pendataan dari Kemnaker. NIK yang sudah diusulkan oleh Kemnaker akan didahulukan,” jelas Panji kepada CNBC Indonesia, Senin (13/4/2020). 

Sejak diumumkan pada 11 April 2020 lalu, sampai saat ini, kata Panji jumlah peserta yang mendaftar program kartu pra kerja terus meningkat. Setidaknya sudah ada hampir 2 juta peserta yang telah mendaftar.     

Beberapa masyarakat bahkan mengakui kesulitan untuk mendaftarkan diri di situs www.prakerja.go.id. 

Mayoritas, kesulitan ketika mengunggah foto KTP dan swa fotonya.

“Sudah ratusan ribu yang sukses mendaftar. Tapi memang animo masyarakat untuk mendaftar sangat tinggi, hampir 2 juta sejak dibuka hari Sabtu malam [11 April 2020]. Dan terus bertambah,” jelas Panji. 

Meskipun begitu, hal ini tidak membuat pemerintah untuk menutup pendaftaran. Hingga saat ini, pendaftaran masih terbuka dan tidak dibatasi.

“Pendaftaran terus terbuk dan tidak dibatasi. Bisa bergabung ke gelombang selanjutnya jika belum berhasil masuk,” tuturnya.

viral minggu ini

BAGIKAN !

Jika kontent kami bermanfaat
share wa
share fb