Lalu berikan pertanyaan yang anda anggap jawabannya pasti berbohong dan mengelak, lantas amati perilakunya.
Dengan cara ini kita bisa mengetahui apakah yang di katakannya benar atau cuma sebuah tipuan untuk menyembunyikan kebenaran.
Ketika seorang wanita mencurigai bahwa suaminya tidak berada di rumah makan seperti apa yang di dalihkan melainkan sedang berkencan dengan wanita setelah pulang kerja.
Pertanyaan apakah dia benar benar ada di rumah makan bersama teman kantor hanya akan mendesak dia untuk mengatakan ‘ya’.
Karena jika dia benar benar disana maka ia akan menjawab ‘ya’. Dan jika seandainya ia tidak disana pun ia tetap akan membohongi anda dengan menjawab ‘ya’. Hasilnya? wanita itu menjadi tidak tahu apakah harus percaya atau tidak.
Bentuk pertanyaan yang seharusnya adalah dengan menyuguhkan “FAKTA” yang di buat buat lalu kita tinggal melihat bagaimana lelaki tersebut menanggapinya.
Tapi pastikan bahwa fakta yang anda suguhkan masuk akal tetapi tidak benar.
Misalnya? wanita itu bisa mengatakan
“KU DENGAR LALU LINTAS DISANA SANGAT MACET KARENA ADA KECELAKAAN DI DEPAN RUMAH MAKAN ITU, YA?”
Jika dia tidak di tempat makan dia akan bingung apakah harus mengakui apakah ada kecelakaan atau tidak. Karena bisa jadi memang ada kecelakaan.
Setiap pembohong ketika di hadapkan dengan teka teki semacam ini sebagian besar akan ragu bagaimana menjawabnya.