Proses Terjadinya Pelangi

 10 Oct 2019  Bima P

Proses Terjadinya Pelangi

ilustrasi pelangi 2 - Image from travel.tribunnews.com

Pada kesempatan kali ini wajibbaca.com akan membahas tentang pelangi, terutama bagaimana proses terjadinya pelangi. 

Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan pelangi, fenomena alam yang satu ini memang sangat indah di pandang mata. Tapi tidakkah anda penasaran bagaimana proses terjadinya?

Pelangi memiliki pengertian sebagai berikut, sebuah fenomena alam yang berupa optik dan meteorologi yang mempunyai warna-warni indah yang sejajar yang ada dilangit.

Proses terjadinya pelangi adalah sebagai berikut.

Proses Terjadinya Pelangi Beserta Gambarnya

Pelangi akan terjadi apabila cahaya mengalami pembiasan ketika cahaya matahari terkena air hujan. 

Pada saat hujan dan disertai cahaya matahari barulah pelangi akan terlihat. Posisi pengamat juga menentukan yaitu di antara hujan dan sinar matahari lalu sinar matahari ada dibelakang pengamat sehingga akan terjadi garis lurus antara matahari, pengamat, dan busur pelangi dan akan terbentuk lah menjadi pelangi dari hasil proses pembiasan tadi. 

Baca Juga :

1. Hujan Orografis: Pengertian, Karakteristik, Proses Terjadi, Manfaat, dan Dampak Negatifnya
2. Fakta Penyebab Terjadinya Fenomena Supermoon Menurut Islam

Berikut ini tahapannya dalam gambar dan penjelasannya:

Proses Terjadinya Pelangi

proses terjadinya pelangi 1 - Image from ilmugeografi.com

Proses Terjadinya Pelangi

proses terjadinya pelangi 2 - Image from ilmugeografi.com

Berikut penjelasan dari gambar di atas :

  • Pembiasan Sinar Matahari. Pelangi terbentuk karena adanya pembiasan sinar matahari (cahaya) yang dibelokkan berpindah tempat ke arah lain dari perjalanan satu medium ke medium lainnya oleh tetesan air yang ada di atmosfer.​
  • Sinar matahari melewati tetesan air. Saat cahaya matahari melewati tetesan air maka cahaya tersebut akan dibengkokkan sehingga akan membuat warna-warna tersebut berpisah dengan warna lainnya.
  • Pembelokkan cahaya. Setiap warna-warna pelangi akan dibelokkan pada sudut yang berbeda sehingga akan memberikan warna yang indah pada pelangi.
  • Terbentuklah warna pelangi. Warna yang akan pertama dibelokkan adalah warna ungu, sedangkan warna terakhir yang akan dibelokkan adalah warna merah serta akan menyusul warna pelangi lainnya yaitu jingga, kuning, hijau, biru, dan nila maka kita akan melihat warna pelangi secara utuh yang disebabkan oleh geometri optik dalam proses penguraian warna.

Jenis Jenis Pelangi

1. Pelangi kabut

Pelangi kabut terjadi lengkungan pelangi karena kabut, kabut memiliki prinsip yang sama dengan pelangi hujan. 

Bedanya pembiasan hanya terjadi pada medium butiran awan atau kabut dan warna pelangi kabut biasanya muncul memiliki warna cenderung merah lembut dibagian sisi luar dan warna biru dibagian sisi dalam. 

Warna pelangi yang muncul pada pelangi kabut ini biasanya redup karena lengkungan di masing-masing warna semakin besar sehingga warna-warna pelangi menumpuk antara satu sama lain.

Dan pelangi kabut biasa nya muncul disekitar perairan yang dimana dapat pertemuan udara diantara air dingin. 

Namun munculnya pelangi kabut itu terkadang tidak menentu dan tidak selalu di daerah perairan asalkan terdapat kabut yang cukup tipis sehingga cahaya bisa menembus langsung dan terjadi proses pembiasan secara langsung.

2. Pelangi ganda

Pelangi ganda adalah pelangi yang terjadi karena proses pembiasan yang terjadi berkali-kali pada butir-butir hujan sehingga hasil nya akan menghasilkan warna pelangi yang kedua atau ketiga pada permukaan luar pelangi sisi utama pelangi. Dengan adanya pembiasan ganda maka hasil dari pelangi akan berkebalikan warna dari urutan warna pelangi yang ada dibawahnya.


Misalnya pada pelangi utama terdapat warna (merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu) , namun pada pelangi kedua akan menghasilkan warna pelangi berbalik dari warna utama yaitu (ungu, nila, biru, hijau, kuning, jingga, merah). Dan begitu juga akan berkebalikan lagi ke pelangi terluar dengan urutan kembali lagi ke pelangi utama.

Dan setelah munculnya pelangi ganda tersebut, pelangi ganda juga memiliki kekurangan yaitu mudah memudar ke sisi luar karena sisi luar menggunakan medium butir air yang lebih luas sehingga menyebabkan banyak cahaya yang lolos dan tidak terbiaskan, dan pengaruhnya kita bisa melihat pelangi utama akan menjadi lebih kecil daripada pelangi kedua dan pelangi seterusnya.

3. Pelangi Sirkular

Pelangi sirkular bisa di sebut juga dengan pelangi lingkaran karena pelangi sirkular berbentuk lingkaran penuh di langit dan udara. Karena pada konsep dasarnya pelangi adalah berbentuk lingkaran namun sebagian manusia hanya melihat sebagian setengah dari lengkungannya saja. 

Hal ini disebabkan karena mata yang melihat hanya setengah dari lengkungan yang dikarenakan posisi mata memandang berada sejajar dengan tanah atau diatas dataran rendah sehingga hasilnya manusia tidak bisa melihat pembiasan cahaya yang berada di sisi setengah lengkungan bawah yang ada pada pelangi, karena tidak ada butir air di sisi dataran tersebut sehingga hanya tampak cahaya pelangi tidak sepenuhnya berbentuk lingkaran.

Dan biasanya pelangi sirkular hanya tampak pada ketinggian tertentu yang datarannya tinggi seperti, di bukit, gunung, lereng, gedung dan tempat daratan tinggi lainnya. 

Ketika jarak untuk melihat cukup luas dan butir hujan yang cukup maka akan akan memberikan kemungkinan cahaya akan membias secara sempurna yang akan membentuk lingkaran penuh. 

Jenis pelangi sirkular ini juga dapat memberikan variasi warna kembar, ganda atau extra warna. Dan Pelangi sirkular dapat muncul berbarengan dengan pelangi kabut.

4. Pelangi Kembar

Pelangi kembar ini terjadi karena ketika terjadinya pembiasan cahaya pada pelangi terdapat butir hujan yang tidak sama ukurannya ketika akan jatuh dari langit dan perbedaan ukuran dari butir hujan ini bisa saja terjadi dikarenakan tekanan udara yang berbeda beda pada iklim tertentu, sedangkan butir hujan yang berukuran besar akan menjadi lebih rata ketika terkena tekanan udara. 

Dan ketika dua hujan dengan ukuran air yang berbeda terjadi bersamaan maka akan terbentuklah pelangi kembar.

Jenis pelangi kembar memang sangat langka dan jarang di dengar. Pelangi kembar ini berbeda dengan pelangi ganda yang tercipta karena adanya pembiasan yang akan menciptakan beberapa pelangi yang sejajar dan berbeda. 

Sedangkan pelangi kembar tercipta terbelah dari satu arah kaki ke arah yang sama sehingga tidak sejajar, namun urutan warna pada pelangi kembar tetap sama dan tidak berkebalikan warna seperti pelangi ganda, dan terkadang kedua warna pelangi kembar ini bertemu dan menciptakan irisan warna yang lebih intens.

5. Pelangi Satu Warna

Pelangi satu warna ini hanya terjadi pada sore hari atau yang biasa disebut dengan pelangi merah . Proses terjadinya pelangi satu warna adalah ketika ada hujan di antara terbitnya matahari atau tenggelamnya matahari, dengan keadaan yang seperti ini gelombang cahaya akan lebih pendek sehingga warna biru dan hijau akan terpecah dan akan hilang dari spektrum warna.

Dan dari hasil pemecahan warna ini yang disebabkan oleh hujan akan menghasilkan  pelangi satu warna yang sangat indah karena pelangi satu warna ini termasuk langka. Pelangi satu warna ini yang akan sering muncul adalah merah.

Di atas adalah penjelasan tentang proses terjadinya pelangi. Diharapkan dengan artikel ini pertanyaan anda bisa terjawab. 

Terdapat pelajaran sederhana dengan adanya pelangi. Yaitu sederas apapun hujannya, pasti akan berlalu dan setelah itu muncul pelangi.

Sebesar apapun cobaannya, pasti terdapat hikmah disana.