Waktu yang Mustajab dan Waktu yang Dilarang untuk Sholat Hajat

 06 Sep 2019  Fajar R

Sebagai umat Islam yang senantiasa beribadah kepadaNya.

Untuk urusan perintah ibadah seperti sholat harusnya sebagai orang islam kita harus sudah mengetahui.

Bahwa terdapat perintah ibadah sholat yang berdasarkan hukumnya dibagi menjadi 2 (dua) yakni sholat wajib dan sholat sunnah.

Waktu mengerjakan perintah ibadah sholat wajib atau sholat fardhu tentunya sholat 5 (lima) waktu yang dikerjaan setiap hari. 

Sedangkan untuk sholat sunnah merupakan sholat yang dianjurkan untuk dikerjakan akan tetapi tidak diwajibkan, sehingga apabila tidak dikerjakan tidak berdosa.

Nah dari beberapa sholat sunnah yang ada, terdapat salah satu sholat sunnah yang dikerjakan oleh seseorang apabila memiliki keinginan ataupun hajat.

Sholat sunnah ini dilakukan sebagai solusi demi berharap terkabulnya keinginan atau hajat yang akan dikabulkan atau direalisasikan oleh Allah SWT. 

Dalam sholat hajat juga terdapat tuntunan cara sholat hajat lengkap beserta doa, niat sholat hajat dan berapa jumlah rakaat serta waktu terbaik untuk mengerjakannya.

Sebenarnya untuk waktu terbaik dalam melakukan sholat sunnah ini tidak ada perintah waktu khusus.

Kapan waktu sholat hajat dilakukan adalah bisa ketika siang atau malam hari, asalkan tidak pada waktu yang terlarang.

Tetapi demi mustajabnya sholat hajab, ada baiknya mengerjakan sholat ini di waktu-waktu tertentu misalnya di sepertiga malam terakhir, karena pada malam itu Allah SWT turun dari singgasanaNya ke langit dunia paling bawah diatas kepala kita.

Nah ulasan kali ini akan membahas mengenai waktu yang tepat untuk sholat hajat atau paling mustajab dan waktu yang dilarang untuk mendirikan sholat hajat.

Waktu yang Mustajab dan Waktu yang Dilarang untuk Sholat Hajat

Waktu yang Mustajab dan Waktu yang Dilarang untuk Sholat hajat - Image from islamidia.com

Waktu yang Tepat Serta Mustajab untuk Mendirikan Sholat Hajat

Sebetulnya sholat hajat dapat dilakukan sewaktu-waktu atau kapan saja ketika ada kesempatan.

Bisa dikerjakan pada siang hari ataupun malam hari. Keduanya merupakan waktu sholat hajat yang baik.

Tetapi ternyata terdapat waktu paling baik dan mustajab untuk mendirikan sholat sunnah ini, yakni di waktu sepertiga malam terakhir yaitu sekitar pukul 01:00 sampai dengan waktu subuh tiba pukul 05:00. 

Karena seperti yang kita ketahui sebelumnya bahwa di waktu sepertiga malam terakhir merupakan waktu mustajab apabila kita memanjatkan doa.

Karena pada waktu itu, Allah SWT turun dari Arsy-NYA (SinggasanaNYA) ke langit bumi yang paling bawah, tepat di atas kepala kita.

Pernyataan ini terdapat hadits shahih Riwayat Bukhari dan Muslim, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda :

” Disetiap Malam Allah SWT turun ke langit dunia sampai tersisa Sepertiga Malam Yang Terakhir. Dan Allah SWT pun berkata : ” Adakah hambaku yg meminta kepada ku sehingga pasti aku akan berikan apa yg dia minta ?, Adakah Hambaku yg berdoa kepada ku, sehingga pasti aku akan kabulkan Doa nya ?, Adakah Hambaku yg memohon Ampunan kepada Ku sehingga Aku akan Ampuni Dosanya (Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim) ”.

Waktu yang Dilarang untuk Mendirikan Sholat Dhuha

Benar sebetulnya bahwa sholat hajat bisa dilakukan kapan saja. Meskipun demikian memperhatikan hukum-hukum lain dalam melaksanakan sholat hajat harus kita lakukan.

Waktu Syuruq adalah waktu dimana matahari mulai tampak terbit sampai setinggi tombak. Waktu ini dimaksudkan adalah ketika matahari berwarna merah atau masuk waktu setelah subuh. Tidak hanya pada sholat hajat, pada waktu syuruq ini tidak diperkenankan untuk sholat apapun.

Waktu Zhahirah adalah waktu dimana matahari tepat berada di tengah langit, waktu ini terjadi beberapa saat sebelum masuk waktu sholat dzuhur tiba.

Waktu matahari tampak akan mulai tenggelam hingga tenggelam seluruhnya atau sebelum masuk waktu sholat magrib tiba.

Waktu-waktu tersebut terdapat pada hadist yang shahih berikut :

“Nabi Muhammad SAW melarang Kami Shalat dan mengebumikan mayat pada 3 waktu: Waktu terbit matahari, karena matahari terbit antara dua tanduk syaitan, dan org kafir sujud kepada matahari waktu itu. Waktu tengah hari, ketika itu api neraka bergelegak. Waktu terbenam matahari, ia terbenam antara dua tanduk syaitan, dan orang kafir sujud kepadanya waktu itu.” (HR Muslim no 832)

Sekian ulasan mengenai waktu yang baik untuk sholat hajat dan waktu yang dilarang untuk melakukan sholat hajat. Semoga dapat menambah wawasan kita mengenai waktu yang tepat untuk mengerjakan sholat hajat

KOMENTAR