Doa Setelah Hujan

 25 Sep 2019  Isfatu Fadhilatul

Tidak dapat dipungkiri, hujan adalah rezeki yang sangat besar bagi semua makhluk di muka bumi ini.

Bayangkan jika tidak ada hujan, tanah akan tandus, manusia mengalami kekeringan, pohon dan tumbuhan tidak dapat tumbuh dengan baik, hewan akan kehausan, dan hal-hal lainnya. Maka sudah sepatutnya jika kita mengucap syukur ketika Allah menurunkan hujan.

Doa Setelah Hujan

Doa sesudah hujan - Image from ahlussunnahpurwodadi.com

Bahasa arab hujan adalah الـمَطَرُ (al-mathoru) , dalam beberapa kata juga disebut الغَيثُ (al-ghoitsu). 

Hujan merupakan rahmat, namun kadang kala hujan dikaitkan dengan peristiwa banjir , namun tidak demikian, banjir itu semata-mata karena ulah tangan manusia yang kurang peduli terhadap kebersihan lingkungan, seperti membuang sampah sembarangan ataupun menebang hutan.

Dari hadist riwayat Al-Bukhori diterangkan, bahwa Rasulullah mengajarkan doa jika terjadi peristiwa banjir, yang mana doa tersebut berbunyi :

الَّاخُمَّ حَوَ الَيْنَا وَ لاَ عَلَيْنَا

Allahumma hawaalainaa wa laa ‘alaina

Artinya : Ya Allah turunkanlah hujan di sekitar kami saja dan jangan kepada kami (Al Bukhari : 969)

 Doa Saat Hujan dan Doa Setelah Hujan

Sudah sepantasnya jika turun hujan kita mengucap doa, baik doa saat hujan maupun doa sesudah hujan.
  
Ada sebuah cerita yang menerangkan bahwa ketika turun hujan , Rasulullah sangat gembira hingga beliau ber-tabarruk (mengambil berkah) dari hujan tersebut, beliau menyingkapkan bajunya hingga terkena air hujan.

Melihat hal tersebut, para sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, mengapa engkau melakukan demikian?”

Rasulullah bersabda, “Sebab, ia (hujan) baru saja diciptakan oleh Allah SWT.” (HR.Muslim).

1. Doa saat hujan

Ketika hujan turun, kita pasti mengharapkan agar Allah memberi hujan yang membawa manfaat, yang berarti hujan itu membawa keberkahan kehidupan dan kegembiraan bagi makhluk-makhluk di muka bumi ini.

Adapun doa saat hujan adalah :

اَللّٰهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا

Alloohumma shoyyiban naafi 'an

Atinya:
"Ya Allah, semoga hujan yang Engkau turunkan ini lebat dan membawa manfaat"

Disamping melafadzkan doa saat hujan, kita juga disunnahkan mengucapkan doa kebaikan lainnya, seperti doa dimudahkan rezeki, doa agar disembuhkan dari penyakit, dan doa-doa lainnya. Hal ini dikarena salah satu waktu paling mustajab untuk berdoa adalah saat turun hujan. 

2. Doa setelah hujan

Setelah hujan turun, kita dianjurkan membaca doa berikut :

مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللهِ وَرَحْمَتِهِ

Muthirnaa Bifadlillahi Wa Rohmatihi

Artinya: Kita diberi hujan karena keutamaan dan rahmatNya.

Ada suatu riwayat yang menceritakan bahwa Rasulullah pernah melaksanakan sholat subuh di Hudaibiyah bersama para sahabat setelah turun hujan pada malam harinya.

Sebelum Rasulullah beranjak, Beliau bertanya kepada para sahabat "”Apakah kalian mengetahui apa yang dikatakan Tuhan kalian?”, para sahabat menjawab ”Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui.” Kemudian Rasulullah SAW bersabda :

 أَصْبَحَ مِنْ عِبَادِى مُؤْمِنٌ بِى وَكَافِرٌ فَأَمَّا مَنْ قَالَ مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ. فَذَلِكَ مُؤْمِنٌ بِى وَكَافِرٌ بِالْكَوْكَبِ وَأَمَّا مَنْ قَالَ مُطِرْنَا بِنَوْءِ كَذَا وَكَذَا. فَذَلِكَ كَافِرٌ بِى مُؤْمِنٌ بِالْكَوْكَبِ

Artinya : “Pada pagi hari, di antara hamba-Ku ada yang beriman kepada-Ku dan ada yang kafir. Siapa yang mengatakan ’Muthirna bi fadhlillahi wa rohmatih’ (Kita diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah), maka dialah yang beriman kepada-Ku dan kufur terhadap bintang-bintang. Sedangkan yang mengatakan ‘Muthirna binnau kadza wa kadza’ (Kami diberi hujan karena sebab bintang ini dan ini), maka dialah yang kufur kepada-Ku dan beriman pada bintang-bintang.” (HR. Bukhari-Muslim)

Itulah bacaan doa selepas hujan, sudah sepatutnya kita mensyukuri nikmat Allah yang satu ini.
Semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat bagi kita semua, aamiin.