6 Dampak Pencemaran Udara yang Sangat Membahayakan

 28 May 2019  Khoirul Rizky F
6 Dampak Pencemaran Udara yang Sangat Membahayakan

Image Source: hamparan.net

Apa yang dimaksud dengan pencemaran udara? Pencemaran udara atau polusi udara adalah suatu keadaan dimana terdapat substansi fisik, biologi, atau kimia di lapisan udara bumi (atmosfer) yang jumlahnya membahayakan bagi kesehatan tubuh manusia dan mahluk hidup lainnya.

Nah, berbicara mengenai pencemaran tanah, sebenarnya banyak hal yang bisa dibahas. Namun, pada kesempatan kali ini hanya akan membahas mengenai berbagai dampak pencemaran udara yang bisa kita rasakan.

Pencemaran udara ini seringkali menyebabkan berbagai macam dampak yang merugikan, tidak hanya bagi manusia saja, namun juga bagi mankhluk hidup lainnya dan bahkan planet Bumi pada umumnya.

Lalu apa saja dampak pencemaran udara? Daripada penasaran, langsung saja yuk silahkan anda simak sedikit informasi mengenai beberapa dampak pencemaran udara dibawah ini.

Beberapa Dampak Pencemaran Udara

6 Dampak Pencemaran Udara yang Sangat Membahayakan

Image Source: hellosehat.com

1. Dampak untuk Kesehatan

Udara yang tercemar dapat masuk ke dalam tubuh melalui system pernapasan. Jika zat-zat pencemar telah masuk ke seluruh tubuh, tubuh akan seperti terkena racun. Tetapi proses tersebut secara perlahan dan menumpuk dalam tubuh. Dan ketika timbunan dalam tubuh telah banyak, tubuh kita akan terasa sakit.

Dampak kesehatan yang paling umum dijumpai adalah ISPA (infeksi saluran pernapasan akut), ini bisa diakibatkan oleh kebakaran hutan yang meluas seperti di daerah Kalimantan dan Sumatera. Pencemaran udara ini juga bisa menyebabkan penyakit asma dan bronchitis.

2. Dampak terhadap Tanaman

Tanaman yang tumbuh pada daerah dengan tingkat pencemaran udara tinggi dapat terganggu pertumbuhannya. Tanaman tersebut juga rawan penyakit, antara lain klorosis, nekrosis, dan bintik hitam. Zat pencemar yang menempel di permukaan tanaman juga dapat menghambat proses fotosintesis.

Tanaman akan kekurangan nutrisi karena limbah yang mencemari tanah telah membunuh organisme pengurai bangkai. Organisme tersebut antara lain adalah bakteri, jamur, dan cacing, hingga sisa makhluk hidup, seperti potongan kayu, tumpukan rumput yang tidak bisa diuraikan menjadi anorganik.

3. Terjadinya Hujan Asam

Derajat keasaman (pH) normal air hujan yaitu 5,6 karena adanya karbondioksida (CO2) di atmosfer. Zat pencemar udara seperti SO2 dan NO2 ini akan bereaksi dengan air hujan membentuk asam dan menurunkan pH air hujan. Sehingga hal tersebut berdampak diantaranya yaitu mempengaruhi kualitas air permukaan, tanaman menjadi layu dan mati, dan bersifat korosif sehingga membentuk karat pada material dan bangunan.

4. Efek Rumah Kaca

Suhu udara meningkat sangat terkait dengan makin gundulnya hutan akibat penebangan liar dan kebakaran hutan. Sehingga hal ini meningkatkan kadar karbondioksida. Selanjutnya, aktivitas manusia yang menghasilkan asap kendaraan bermotor dan asap rokok juga meningkatkan kadar CO2. Kadar CO2 di atmosfer yang semakin menumpuk akan sulit dinetralkan, pada akhirnya menyebabkan efek rumah kaca.

Baca Juga:

5. Penipisan Lapisan Ozon

Kerusakan ozon dapat mengakibatkan kenaikan suhu di atmofer, sehingga meningkatkan pemanasan global di bumi ini. Penyebab kerusakan ozon karena penggunaan gas berbahaya yang berlebihan oleh manusia. Gas tersebut adalah Klorofluorokarbon (CFC), CFC digunakan dalam system pendingin seperti lemari es dan AC, aerosol dan Styrofoam.

6. Atmosfer yang Terancam

Atmosfer bumi merupakan lapisan gas atau udara yang bermanfaat untuk menyaring sinar dan cahaya matahari. Lapisan udara ini biasanya terdiri dari debu, gas, dan uap air. Saat ini semakin hari atmosfir bumi semakin tercemar akibat ulah manusia. Karena emakin banyaknya mobil, pabrik, dan rumah yang bermunculan, sehingga menambah besarnya pencemaran.

Demikian penjelasan diatas mengenai beberapa dampak pencemaran udara terhadap makhluk hidup. Semoga bermanfaat!