6 Manfaat Jamur Tiram Bagi Kesehatan Salah Satunya Cegah Kanker

 19 Mar 2019  Wahyu Fajar
6 Manfaat Jamur Tiram Bagi Kesehatan Salah Satunya Cegah Kanker

Image Source: pinterest.com

Selama ini banyak orang mengenal jamur tiram hanya sebagai makanan pelengkap atau jajanan ringan. Padahal, manfaat jamur tiram tidak hanya sebagai makanan saja tetapi juga untuk kesehatan juga. Bagi Anda pecinta jamur, sudahkah Anda mengetahui apa saja manfaat jamur tiram untuk tubuh? Simak ulasan seputar jamur tiram di sini.

Apa manfaat jamur tiram? Di antara tanaman jamur yang bisa dimakan, jamur tiram putih mungkin masih terdengar asing di telinga sebagian masyarakat Indonesia. Jamur tiram putih adalah salah satu tanaman yang diolah ke berbagai sajian makanan dan banyak digemari. Jamur tiram termasuk dalam kategori tanaman yang memiliki tudung berbentuk seperti cangkang tiram.

Mengkonsumsi jamur tiram baik untuk kesehatan, tentunya bagi Anda yang tidak memiliki pantangan, larangan atau bahkan alergi. Jika Anda ingin mengetahui apa manfaat jamur tiram bagi kesehatan? Simak artikel dibawah ini sampai akhir.

Jamur tiram seberat 100 gram (gr) dapat menyumbang 30 kalori energi, 1,9 gr protein, 0,1 gr lemak, 5,5 gr karbohidrat, serta 3,6 gr serat. Tidak berhenti sampai di situ, Anda akan mendapatkan berbagai asupan vitamin dan mineral ketika makan jamur tiram ini. Mulai dari vitamin B, vitamin D, kalsium, fosfor, zat besi, natrium, kalium, tembaga, dan seng.

Tak heran kalau jamur tiram termasuk dalam sumber makanan sehat yang patut untuk Anda pertimbangkan.

Berbagai manfaat jamur tiram yang menguntungkan

1. Meningkatkan daya tahan tubuh

Sebuah penelitian yang dimuat dalam Journal of Traditional and Complementary Medicine menunjukkan bahwa jamur tiram berpotensi meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Bahan aktif dalam jamur tiram dapat merangsang makrofrag untuk bekerja lebih aktif.

Makrofag adalah salah satu bagian dari sel darah putih yang bertugas untuk melawan virus, bakteri, dan mikroorganisme lainnya.

2. Menurunkan kolesterol

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Clinical and Experimental Pharmacology and Physiology menemukan bahwa jamur tiram dapat membantu mengurangi jumlah kolesterol total dalam darah. Temuan ini juga didukung oleh penelitian lain yang menemukan bahwa konsumsi jamur tiram rutin selama 24 hari dapat menurunkan kolesterol dari penderita diabetes tanpa memberikan efek samping pada hati dan ginjal.

Manfaat jamur tiram ini datang dari kandungan lovastatin yang membantu mengatur sirkulasi kadar kolesterol darah. Selain itu, kandungan beta-glucan, yakni salah satu bentuk serat larut air yang ditemukan tinggi pada jamur juga bisa memengaruhi kadar kolesterol. Beta-glucan berfungsi menyerap kolesterol di aliran darah.

Selain kolesterol darah, dalam penelitian tersebut juga menunjukan bahwa manfaat jamur tiram lainnya dapat membantu menurunkan kadar trigliserida dan gula darah pada penderita diabetes.

3. Membantu mencegah kanker

Sebuah penelitian terbitan International Journal of Oncology tahun 2008, menunjukan bahwa suplemen ekstrak jamur yang satu ini dapat menekan pertumbuhan sel kanker payudara dan kanker usus besar. Suplemen yang sama juga dapat membantu mencegah penyebaran sel kanker ke bagian tubuh lainnya.

Kandungan betaglukan dan glikoprotein yang ada dalam jamur tiram dapat meningkatkan respons antikanker tubuh secara alami.

Komposisi jamur ini akan memberi peringatan dini pada Natural Killer (NK) cell, yakni sel pembunuh alami yang mampu membunuh sel kanker untuk lebih waspada dengan adanya pertumbuhan sel kanker, dan sel T yang membantu melawan infeksi yang terjadi dalam tubuh.

4. Sumber vitamin B3

Jamur tiram adalah sumber vitamin B3 yang baik bagi tubuh dan mudah ditemukan dalam berbagai jenis makanan. Vitamin yang punya nama lain niacin ini, memegang peranan penting untuk membantu proses pertumbuhan, perkembangan, serta kerja organ-organ di dalam tubuh.

Vitamin B3 juga bertugas untuk membantu memecah karbohidrat, lemak, dan protein dari makanan Anda agar bisa digunakan sebagai energi. Selain itu, niacin juga berfungsi menjaga kesehatan jantung dan menurunkan kolesterol jahat.

Saat masuk ke dalam tubuh, vitamin B3 akan diubah menjadi nikotinamida adenin dinukleotida (NAD) dan nikotinamida adenin dinukleotida fosfat (NADP). Kedua senyawa ini termasuk dalam antioksidan, sehingga dapat membantu menjaga kesehatan tubuh.

5. Kaya antioksidan

Manfaat jamur tiram lainnya adalah sebagai sumber antioksidan. Antioksidan adalah senyawa yang bertugas untuk melawan beragam efek buruk yang ditimbulkan oleh radikal bebas. Sebenarnya, tubuh setiap orang sudah menghasilkan antioksidan sendiri.

Hanya saja, jumlah yang dihasilkan oleh tubuh ini tidak terlalu banyak sehingga Anda masih membutuhkan asupan antioksidan dari makanan harian. Menariknya, jamur ini adalah salah satu sumber makanan yang mengandung tinggi ergothioneine, yakni zat antioksidan yang membantu mencegah terjadinya peradangan.

Penelitian yang dipublikasi dalam Journal of Medicinal Food tahun 2010 menyatakan bahwa ergothioneine bermanfaat untuk mencegah terjadinya pembentukan plak di pembuluh darah yang memicu penyakit jantung dan aterosklerosis.

Lebih dari itu, antioksidan juga berfungsi menghambat penyebaran sel-sel kanker yang salah satunya juga disebabkan oleh radikal bebas.

6. Meningkatkan kolagen

Apa manfaat jamur tiram bagi ibu hamil? Manfaat jamur tiram lainnya yakni sebagai sumber mineral tembaga yang baik untuk tubuh. Tembaga berfungsi untuk melancarkan sirkulasi darah dengan meningkatkan pertumbuhan sel darah merah. Fungsi sistem saraf pun akan lebih optimal berkat kandungan tembaga yang ada di dalam jamur ini. Di sisi lain, tembaga juga memiliki fungsi untuk memperkuat jaringan ikat dengan membantu meningkatkan produksi kolagen.

Nah itulah manfaat jamur tiram bagi kesehatan tubuh, Anda bisa mengolah jamur tiram ini sebagai makanan atau hidangan keluarga Anda. Karena jamur tiram mengandung banyak zat-zat penting yang diperlukan tubuh.

Demikian apa manfaat jamur tiram yang bisa menambah wawasan Anda. Semoga bermanfaat.