7 Perubahan Fisik Tanda-tanda Mau Melahirkan, Bumil Wajib Perhatikan

 06 Feb 2019  Cheryl mikayla
7 Perubahan Fisik Tanda-tanda Mau Melahirkan, Bumil Wajib Perhatikan

Tanda tanda mau melahirkan (Foto: cucuk-spog.com)

Setiap ibu hamil yang sudah memasuki usia kehamilan tua sebaiknya mengetahui berbagai tanda tanda melahirkan yang sudah dekat, begitu juga dengan keluarga.

Walau bagaimanapun kita harus waspada karena saat melahirkan adalah salah satu proses panjang dan melelahkan yang membutuhkan berbagai persiapan ekstra.

Pada kebanyakan Bunda, melahirkan dimulai antara minggu ke-39 dan 41 usia kehamilan. Namun, karena lama kehamilan setiap orang berbeda-beda, maka mengetahui tanda-tanda melahirkan sangat penting bagi para ibu, terutama yang berencana melahirkan secara normal.

Banyak ibu hamil, terutama yang baru pertama kali hamil, yang bertanya-tanya dan cemas tentang berbagai tanda melahirkan.

Sebenarnya, tidak ada cara baku untuk memprediksi kapan mau melahirkan. Namun untuk menjawab rasa penasaran Anda, tubuh akan menampakkan beberapa gejala sebagai caranya mengatakan bahwa Anda mungkin melahirkan sebentar lagi.

Untuk mempersiapkan diri dan bersiaga dalam menghadapi persalinan, selain berdoa Anda bisa memerhatikan munculnya tanda-tanda melahirkan dalam waktu dekat berikut ini.

Tanda-tanda Mau Melahirkan yang Harus Anda Perhatikan

7 Perubahan Fisik Tanda-tanda Mau Melahirkan, Bumil Wajib Perhatikan

Prenagen.com

Tanda-tanda melahirkan beberapa hari lagi atau dalam waktu dekat bisa terlihat atau terasa sangat jelas pada sebagian wanita, namun sebagian lagi tidak merasakan tanda apa pun.

Dari segi fisik, mungkin Anda akan merasakan perubahan pada tubuh Anda seperti:

1. Merasakan kontraksi palsu

Kontraksi ini biasa disebut Braxton Hicks atau terjadi pengencangan perut yang datang dan pergi.

Namun kontraksi palsu ini tidak sekuat kontraksi asli yang terjadi saat melahirkan. Biasanya kontraksi ini berlangsung 30 hingga 120 detik.

Berbeda dengan kontraksi sungguhan, kontraksi Braxton Hicks dapat hilang ketika Anda berpindah posisi atau rileks. Kontraksi ini akan Anda rasakan sebelum mengalami kontraksi sungguhan.

Perbedaan kontraksi asli dan palsu lainnya, yaitu kontraksi Braxton Hicks hanya terasa di daerah perut atau panggul, sementara kontraksi sungguhan biasanya terasa di bagian bawah punggung kemudian berpindah ke bagian depan perut.

2. Rasa sakit atau nyeri seperti haid

Merasakan nyeri pada punggung, sakit perut atau kram layaknya sedang mengalami masa pramenstruasi.

3. Sulit untuk tidur

Tidur malam yang terganggu dan perasaan gelisah bisa menjadi tanda-tanda melahirkan. Usahakan untuk tidur atau beristirahat di siang hari, karena Anda membutuhkan tenaga ketika persalinan berlangsung.

4. Keluar lendir kental bercampur darah dari kewanitaan

Selama hamil, serviks Anda ditutupi oleh lendir yang kental. Namun ketika mendekati persalinan, serviks Anda akan membesar dan membuat jalan agar lendir itu keluar melalui kewanitaan.

Warnanya bisa bening, merah muda, atau sedikit berdarah. Namun lendir bercampur darah tidak selalu menjadi tanda awal bahwa Anda akan melahirkan. Lendir ini bisa keluar juga ketika Anda berhubunga saat hamil.

5. Perubahan pada serviks

Jaringan pada serviks Anda akan melunak atau menjadi elastis. Jika Anda sudah pernah melahirkan, serviks Anda akan lebih mudah terbuka sekitar satu atau dua sentimeter sebelum persalinan dimulai.

Namun jika Anda baru pertama kali mengalami masa-masa ini, pembukaan serviks sebesar satu sentimeter tidak bisa menjadi jaminan Anda akan segera melahirkan.

6. Frekuensi buang air kecil meningkat

Beberapa pekan atau jam sebelum persalinan, bayi akan turun ke rongga panggul Anda. Kondisi ini membuat rahim menekan kandung kemih, sehingga frekuensi buang air kecil menjadi makin meningkat dibandingkan biasanya.

7. Air ketuban pecah

Tanda melahirkan paling umum yang diketahui oleh kebanyakan orang adalah pecahnya air ketuban.

Kebanyakan wanita lebih dulu merasakan kontraksi sebelum air ketuban pecah, tapi ada juga yang mengawalinya dengan pecahnya ketuban.

Pada umumnya cairan ketuban akan bocor keluar seperti tetesan, bukan semburan deras yang selama ini Anda kerap saksikan di layar kaca.

Ketika ketuban sudah pecah, segera  bergegas ke rumah sakit untuk dilakukan penanganan. Sebab, jika air ketuban sudah pecah, tapi Anda tidak juga mengalami kontraksi, maka bayi Anda akan lebih mudah terserang infeksi.

Hal itu dikarenakan cairan yang selalu melindungi bayi dari kuman selama berada di kandungan ini telah habis. Jika hal ini terjadi, proses induksi mungkin akan dilakukan untuk menjaga keselamatan bayi Anda.

Selain itu, jika Anda sudah mengalami pecah ketuban, biasanya persalinan akan terjadi sekitar 24 jam setelah ketuban pecah.

Baca Juga: SUAMI: Baca Doa ini Ketika Istri Melahirkan, InsyaAllah Persalinannya Pasti Lancar

Sementara dari segi emosional, tanda-tanda melahirkan yang biasanya terjadi adalah Anda bisa merasa mudah marah atau moody, selayaknya masa-masa pramenstruasi.

Persiapan Mendekati Masa Persalinan

7 Perubahan Fisik Tanda-tanda Mau Melahirkan, Bumil Wajib Perhatikan

vebma.com

Jika Anda sudah memasuki bulan ke-9 kehamilan, sebaiknya Anda telah  menyiapkan segala perlengkapan yang dibutuhkan selama persalinan.

Jadi, jika air ketuban telah pecah atau terjadi kontraksi, Anda bisa langsung membawa perlengkapan tersebut, lalu bergegas ke rumah sakit. Perlengkapan yang perlu Anda bawa meliputi:

  • Tas berisi pakaian dan peralatan mandi.
  • Perlengkapan bayi.
  • Makanan ringan.
  • Buku, majalah, atau barang apa pun yang bisa menemani Anda menunggu persalinan.
  • Bantal dan selimut yang nyaman.
Simpan barang-barang tersebut di satu tempat yang mudah dijangkau saat kondisi darurat.

Selain perlengkapan, Anda juga sudah harus memastikan siapa yang akan mendampingi Anda selama persalinan. Anda bisa memilih suami, orang tua, saudara, atau teman. Pastikan mereka siap menemani Anda saat persalinan dimulai.

Mengetahui tanda-tanda melahirkan sangat penting bagi para calon ibu, terutama yang berencana melahirkan secara normal. Berbeda Jika Anda berencana melahirkan dengan bantuan operasi caesar, yang mana Anda bisa melahirkan bayi Anda kapan pun selama fisiknya sudah cukup untuk dilahirkan.

Dengan mengetahui tanda-tanda melahirkan, Anda juga akan menjadi lebih siap dalam menghadapi persalinan. Demikian, semoga bermanfaat.