Akun Arie Untung Dianggap Berbahaya Oleh Pihak Instagram, Mengapa?

 20 Feb 2019  Cheryl mikayla
Akun Arie Untung Dianggap Berbahaya Oleh Pihak Instagram, Mengapa?

Akun isntagram Arie Untung di block instagram (@ariekuntung)

Kabar mengejutkan datang dari Artis Arie Untung.

Arie mengaku jika beberapa konten-nya dianggap berbahaya dan diblokir oleh pihak Instagram.

Menanggapi hal tersebut, ini yang diungkapkan Arie Untung...

Arie Untung diketahui belakangan ini mendalami ilmu agama Islam bersama sederet selebriti lainnya.

Di akun Instagramnya, dia pun kerap mengunggah foto berisi caption nasehat kepada para pengikutnya. Tak jarang pula dalam setiap postingannya, ia menyisipkan gaya humor.

Namun, rupanya belakangan akun Instagram Arie Untung malah dianggap berbahaya oleh media sosial Instagram.

Hal itu diungkapkan oleh Arie Untung lewat postingannya, Selasa (19/2/2019).

Suami Fenita Arie ini memperlihatkan aksi blokir Instagram atas akun pribadinya.

Dari penjelasan pada gambar, Arie menerangkan jika beberapa konten-nya dianggap berbahaya.

Arie sendiri mengaku tidak mengerti mengapa kontennya dianggap berbahaya. Padahal menurut presenter satu ini, ia biasa menunjukkan momen keromantisan.

"Hiks Apalah salahku coba? Kejadian lagi. Gaboleh di polow.

Dianggap “berbahaya” Mungkin harus ngurangin konten postingan romantisan kali ya?” ujarnya.

Arie Untung pun kemudian berseloroh terhadap pihak Instagram.

Hmm.. curiga admin IG nya masih jomblo. Jadi “berbahaya” buat hatinya yg masih kosong banyak sarang laba2."

"Kita doain semoga beliau cepet dapet jodoh ya,” kata Arie.

Baca Juga: Surat Terbuka Ahmad Dhani dari Balik Rutan Medaeng: "Saya NU Gusdurian"

Dilihat dari postingannya, Arie Untung saat ini tengah menjalani ibadah umrah bersama Fenita Arie.

Ia pun mengunggah momen ketika berada di tanah suci. Baik dari Instagram Story maupun feed.

Dalam foto terbarunya, Fenita Arie tampak mengenakan cadar hingga potretnya menuai pujian dari banyak warganet.

Mungkin Instagram lagi alergi, bagaimana menurut Anda?

KOMENTAR