Mengenal Penulis-penulis Hebat Sepanjang Masa dari Yunani Kuno

 28 Mar 2017  Cang Karna
Mengenal Penulis-penulis Hebat Sepanjang Masa dari Yunani Kuno

Peradaban Yunani Kuno di mata para sejawaran dunia merupakan peletak dasar bagi peradaban Barat. Budaya Yunani telah lama memberikan pengaruhnya yang kuat bagi masyarakat di Eropa sejak zaman Kekaisaran Romawi. Hal tersebut tak dapat dipungkiri, pasalnya Yunani Kuno memang sejak lama dikenal sebagai ‘gudang’ filsuf terkemuka dunia.

Seperti dikutip dari banyak sumber, Yunani Kuno memegang pengaruh yang kuat pada banyak bidang ilmu pengetahuan, seperti bahasa, politik, matematika, sistem pendidikan, seni, dan filsafat itu sendiri.

Berikut beberapa penulis hebat sepanjang masa yang lahir dari peradaban Yunani Kuno seperti dikutip dari Liputan6.

Sophocles (496-406 SM)

Sophocles merupakan seorang penulis cerita sedih yang telah menulis ratusan karya selama hidupnya. Beberapa karyanya yang masih dikenal hingga saat ini antara lain Antigone, Oedipus Sang Raja, dan Electra. Filsuf yang juga dikenal ahli dalam bidang teater ini ternyata adalah orang yang pertama kali memperkenalkan skenografi.

Herodotus (484-425 SM)

Dianggap sebagai ‘Bapak Sejarah’ bagi dunia barat, Herodotus adalah filsuf yang gemar mengarsipkan banyak kejadian sejarah yang terjadi di sekitarnya dan mengumpulkannya secara sistematis. Kata ‘sejarah’ sendiri berasal dari bukunya yang berjudul ‘The Histories’ dalam bahasa Yunani, yang berarti ‘penyelidikan’. Buku ini juga dianggap karya sejarah pertama dalam sastra barat.

Plato (424-348 SM)

Pemikiran Plato sangat dipengaruhi Socrates. Hal tersebut bukan tanpa sebab, pasalnya Plato merupakan murid dari Socrates. Buku Plato yang paling terkenal adalah ‘Republik’, dan menjadi buku pegangan wajib mata pelajaran filsafat dan politik di berbagai dunia hingga saat ini.

Aristoteles (384-322 SM)

Aristoteles merupakan salah satu filsuf besar Yunani Kuno selain Plato dan Socrates. Murid dari Plato ini telah banyak menulis buku yang masih banyak diperbincangkan dan menjadi bacaan wajib hingga saat ini. Menjadikan logika sebagai sumber pengetahuan, Aristoteles dianggap sebagai orang yang pertama kali meletakkan dasar-sasar metode ilmiah. Banyak filsuf lain bermunculan yang terinsnpirasi dari dasar-dasar pemikiran Aristoteles.

Homer (8 SM)

Filsuf ini terkenal dengan 2 puisi epiknya, yakni Lliad dan Odyssey. Meski keberadaannya masih menjadi perdebatan hingga saat ini, namun kedua karyanya tersebut dianggap memiliki pengaruh besar dalam perkembangan dunia sastra. Bahkan penulis sekaliber Shakespeare mendasarkan salah satu karyanya dari kisah Lliad.

KOMENTAR