Bikin Nangis Lihat Kondisi Keluarga Abil, Anak SD yang Berjualan Masih Berseragam

 21 Mar 2017  Dzikir Pikir
Bikin Nangis Lihat Kondisi Keluarga Abil, Anak SD yang Berjualan Masih Berseragam

Foto wajibbaca.com diolah via facebook dan instagram

Setelah viral di berbagai media, akhirnya Abil anak SD yang diposting oleh akun instagram @nurainniade yang berjualan di sekitar Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA) Rancho atau lengkapnya di Jalan Nangka No. 58C Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan (DKI Jakarta) ditelusuri oleh tim SDR.

Selengkapnya baca di di : Ya Allah, Kasihan Anak SD ini. Pulang Sekolah Harus Langsung Berjualan.

Tim Relawan SDR pun melangkahkan kaki untuk rumah Abil, hingga mendapati beberapa informasi yang begitu membelalakan hati.

Bapak Abil adalah seorang pedagang cilor (aci pakai telor), kadang jualan seblak, pendapatan paling besar per hari hanya 50ribu. Karena kesulitan ekonomi ini, 2 kakak Abil putus sekolah. Kakak pertama putus sekolah, kakak kedua cuma sampai kelas 3 SMP, terpaksa keluar karena 3 tahun tidak mampu bayar sekolah.

Kakak ketiga masih kelas 1 SMP itupun nunggak 3 bulan. Sedangkan Abil mempunyai adik yang masih usia 3 tahun.

Yang begitu mengetuk relung hati adalah saat tim mendapati Abil sekeluarga dalam keadaan perut yang masih belum terisi makanan. Malam itu.

Tak sampai disitu, bahkan rumah kontrakan mereka saat ini sudah nunggak semenjak 3 bulan lalu pertama kali mereka tempati. Konsekuensinya pun mereka harus keluar dari tempat itu jika tidak bayar dalam sepekan ke depan. Namun hal ini sudah dikoordinasikan oleh tim relawan dengan ketua RT setempat.

Berikut postingan lengkap dari akun facebook Bayu Gawtama yang diposting pada Minggu (19 Maret 2017), yang hingga kini telah dibagikan hingga lebih dari 13.700 kali.

Baca Juga: Orang-Orang yang Dijanjikan Allah akan Selalu Dikejar-Kejar Rezeki

Sorry malam-malam bikin nangis

Malam ini tim SDR Sekolah Relawan sudah menemukan Abil, bocah kelas 4 SD yang berjualan makanan ringan depan kampus Unindra sepulang sekolah...

Lo boleh nangis ya

Saat tim SDR ke rumahnya, relawan kami dapatkan info sementara seperti ini:

Bapaknya Abil pedagang cilor (aci pakai telor), kadang jualan seblak, pendapatan paling gede 50ribu per hari. Karena kesulitan ekonomi ini, 2 kakak Abil putus sekolah. Kakak pertama putus sekolah, kakak kedua cuma sampai kelas 3 SMP, terpaksa keluar karena 3 tahun nggak bayaran sekolah. Kakak ketiga masih kelas 1 SMP itupun nunggak 3 bulan. Sedangkan adik Abil masih usia 3 tahun.

Waktu tim SR ke rumahnya, ternyata mereka belum makan. So, salah satu relawan pergi beli makanan. Sambil makan, tim terus menggali info terkait keluarga ini.

Mereka tinggal di rumah kontrakan, baru 3 bulan di kontrakan yang sekarang, tapi sudah nunggak dari awal ngontrak. Katanya sih kalau minggu depan nggak bayar, bakal diusir. Perihal ini, tim sedang berkoordinasi dengan ketua RT setempat.

Apa yang bisa kita bantu? Anak-anak ini masih semangat sekolah, semoga kita bisa bantu biaya pendidikannya. Kebutuhan untuk beberapa hari juga perlu dicukupi sementara. Dan yang jelas, mungkin kita coba jajaki bantuan usaha yang lebih baik buat orang tuanya, agar ke depannya lebih baik.

Semoga niat baik ini dimudahkan...

Pasti mau nanya kalau mau bantu? Bisa info via 08111191916

Atau mau langsung transfer juga boleh.

Mandiri 173 00 203040 60 

Mandiri 173 0000 193731

Semuanya atas nama Sekolah Relawan.

Semoga Abil dan keluarga segera mendapat perhatian dari pemerintah setempat. Dan bagi yang mempunyai keinginan membantu telah disediakan nomor yang bisa dihubungi diatas.