Suku di Indonesia ini Begitu Fasih Bahasa Korea

Penulis Dzikir Pikir | Ditayangkan 27 Jan 2017

Suku di Indonesia ini Begitu Fasih Bahasa Korea
Foto voiceofnagrak.wordpress.com

Ada sebuah kota di Sulawesi yang ternyata masyarakatnya punya tradisi unik dalam berkomunikasi. Masyarakat ini ada di Kota Bau-Bau, Kepulauan Buton, Sulawesi Tenggara. Mereka menggunakan Bahasa Cia-cia saat berkomunikasi kehidupan sehari-hari.

Akan tetapi, saat menulis masyarakat di sini menggunakan huruf Korea atau yang disebut dengn aksara Hangeul. Bahasa Cia-cia atau Bahasa Buton Selatan ialah sejenis Bahasa Austronesia.

Suku di Indonesia ini Begitu Fasih Bahasa Korea
mygenieworld.com
Aksara Hangeul di kota Bau-bau

Dikutip dari tribunnews.com, pada tahun 2009, bahasa ini menarik perhatian dunia ketika Kota Bau-Bau menerima tulisan Hangul Korea untuk dijadikan sistem tulisan Bahasa Cia-Cia.

Dulu, penulisan Bahasa Cia-Cia menggunakan sejenis abjad Arab yang tidak memakai tanda untuk bunyi vokal atau disebut arab gundul. Tapi, sistem penulisan yang tidak tepat membuat bahasa asli daerah ini nyaris punah. Banyak kalimat atau kata yang tidak bisa ditulis.

Jika bahasa Cia-cia ditulis menggunakan aksara Arab gundul, akan berbeda makna setelah diucapkan. Hanya dengan aksara Hangeul Korea semua bunyi itu bisa ditulis.

Hal ini bermula dari hubungan kerja sama antara Pemerintah Kota Bau-Bau dan Kota Seoul, ibu kota Korea Selatan. Suku Cia-cia yang tinggal di pulau Buton sebagian besar bermata pencaharian petani, sebagiannnya lagi nelayan.

Baca Juga: Huaoroni - Suku Primitif Amazon yang Ahli Berburu hingga Kaki Berevolusi

Meskipun belum banyak terjadi modernisasi, tapi nama-nama jalan, nama sekolah, atau instansi pemerintah lainnya ditulis dengan aksara Hangeul.

Plang-plang jalan di kota Bau-Bau banyak yang memakai abjad Hanguel. Bahasa Cia-Cia dengan huruf Korea masuk dalam kurikulim pendidikan sebagai muatan lokal. Huruf ini dipelajari mulai dari tingkat SD hingga SMA.

Bahkan, beberapa guru dari Korea didatangkan langsung ke Bau-Bau untuk mengajarkan huruf Haenggul. Sejak saat itulah nama Cia-Cia populer di Korea.

Beberapa siswa, guru, masyarakat Cia-Cia, serta pihak Pemerintah kota Bau-Bau pun pernah diundang langsung ke Korea untuk mempromosikan kemampuan menuliskan huruf Hanggeul dalam bahasa Cia-Cia.

SHARE ARTIKEL