Cucamelon, Buah Yang dipandang Remeh Tapi Bermanfaat Besar

Penulis Cang Karna | Ditayangkan 20 Jan 2017

Cucamelon, Buah Yang dipandang Remeh Tapi Bermanfaat Besar

Cucamelon memang belum akrab terdengar di telinga masyarakat Indonesia. 

Buah ini berukuran sebesar anggur, dengan ciri fisik seperti semangka, bertekstur seperti mentimun, namun memiliki rasa segar seperti jeruk nipis.

Beberapa orang menduga cucamelon merupakan buah hasil rekayasa genetika. 

Tapi, anggapan itu tidaklah benar. Buah ini telah dikonsumsi selama berabad-abad oleh masyarakat Meksiko. 

Buah ini kerap diolah menjadi acar, campuran salad, hingga pelengkap sandwich. 

Tak hanya memiliki rasa yang segar, buah unik yang satu ini juga memiliki segudang manfaat bagi tubuh.

Dikutip dari Solopos, meski berukuran kecil, cucamelon memiliki kandungan gizi yang cukup besar. 

Sejumlah hasil penelitian memaparkan kandungan antioksidan, mineral, dan vitamin pada buah ini dapat mencegah penyakit stroke, jantung koroner, hingga kanker. 

Selain itu, buah ini diklaim sangat cocok dikonsumsi bagi pelaku diet, karena kaya serat, rendah kalori, dan lemak.

Kendati memiliki banyak manfaat, belum banyak orang membudidayakan tanaman ini. 

Padahal, perawatan cucamelon diklaim lebih mudah ketimbang mentimun. 

Pasalnya, tanaman yang satu ini lebih kebal terhadap berbagai hama, dan bisa ditanam di tanah kering.