Ratu Denmark Tertarik dan Penasaran dengan Batik Iriana Jokowi

Penulis Unknown | Ditayangkan 23 Oct 2015



Presiden Jokowi menerima kunjungan kehormatan pemimpin kerajaan Denmark, Ratu Margrethe II beserta Pangeran Consort Henrik di Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat pagi tadi.

Dikutip dari liputan6.com,dalam pertemuan yang digelar selama sekitar 30 menit itu, Jokowi mengungkapkan, dirinya banyak berbincang dengan Ratu Margrethe II mengenai hal yang terkait kebudayaan dan seni tradisional daerah. ‎Salah satu hal yang dibahas adalah batik. Ternyata sang ratu juga memiliki kegemaran terhadap batik.
 
Ratu Denmark Tertarik dan Penasaran dengan Batik Iriana Jokowi
Presiden Joko Widodo bersama dengan Ratu Denmark Margarethe II di Istana Merdeka

"Tadi ‎kita banyak bicara masalah batik, karena beliau memang senang sekali terhadap batik dan lukisan. Jadi ngomongnya itu," ujar Jokowi usai menerima kunjungan Ratu Margrethe II dan Pangeran Concort di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (22/10/2015).

‎Menurut Jokowi, Ratu Margrethe II sangat tertarik dengan batik dan berbagai warisan budaya di Indonesia. Jokowi kemudian menunjukkan salah satu jenis batik model kebaya berwarna oranye yang dikenakan oleh sang istri, Iriana. Ratu sempat bertanya mengenai proses pembuatan dan jenis batik tersebut. ‎

"Y‎ang ditanyakan pembuatannya berapa hari, saya bilang yang ini (yang dipakai Iriana) untuk motif lereng ini sampe enam bulan, yang motif lain tadi apa, kombinasi lereng dan kompetisi motif lain tadi empat bulan. Penjelasan-penjelasannya seperti itu," ucap mantan Walikota Solo itu.

Selain membahas batik, hal lain yang juga disinggung, yaitu mengenai peningkatan hubungan kerjasama antara Denmark dan Indonesia. Namun, beberepa hal yang dibahas yaitu dalam bidang kerjasama pendidikan, sosial, kemaritiman, dan investasi telah dibahas oleh pejabat setingkat menteri di kedua negara. ‎

"Tapi tadi pagi antara Menlu telah berbicara beberapa hal yang berkaitan dengan kerja sama di bidang apa energi, maritim, pendidikan dan transportasi. Empat itu," tutur dia.

"Tapi lebih konkretnya setelah menteri-menteri terkait sudah berbicara," pungkas Jokowi.

Bagaimana dengan sobat tentang hal ini? Sebagai warga Indonesia tentunya kita bangga dengan seni dan budaya yang kita miliki, terutama batik. Jika orang luar negeri saja sangat tertarik dengan budaya dan kesenian kita, mengapa kita tidak?


SHARE ARTIKEL