Memprihatinkan, Kemiskinan Membuat Penduduk Negara Ini Makan Roti dari Lumpur

Penulis Unknown | Ditayangkan 07 Aug 2015



Haiti kini menjadi negara yang sangat krisis setelah empat tahun lalu terjadi gempa. Negara yang dulunya mengandalkan pangan impor tersebut, namun kini sudah tidak lagi. Hal ini dikarenakan harga pangan yang kian meningkat, sehingga mereka tidak mampu lagi membelinya.

Sekitar 80% penduduk di Haiti hidup dengan penghasilan kurang dari USD 2 per hari. Saking krisisnya perekonomian di negara ini, kondisi masyarakat juga sangat buruk dan parah, hingga membuat mereka hampir putus asa.
Memprihatinkan, Kemiskinan Membuat Penduduk Negara Ini Makan Roti dari Lumpur
Adonan roti lumpur

Penduduk dengan terpaksa harus mengisi perut mereka dengan roti dari lumpur. Adapun harga untuk sepotong roti lumpur ini adalah 5 sen. Harga tersebut dinilai lebih murah dibandingkan dengan makanan pokok lainnya.
Memprihatinkan, Kemiskinan Membuat Penduduk Negara Ini Makan Roti dari Lumpur
Penduduk yang mengkonsumsi roti lumpur

Tak hanya sebagai pengganti makanan pokok, roti lumpur ini juga dikatakan juga bisa digunakan sebagai obat tradisional untuk mencegah kelaparan. Selain itu, mereka juga memberikan roti lumpur ini kepada wanita hamil sebagai sumber kalsium.
Memprihatinkan, Kemiskinan Membuat Penduduk Negara Ini Makan Roti dari Lumpur
Adonan dicetak kemudian dikeringkan

Memprihatinkan, Kemiskinan Membuat Penduduk Negara Ini Makan Roti dari Lumpur
Proses mencetak adonan

Memprihatinkan, Kemiskinan Membuat Penduduk Negara Ini Makan Roti dari Lumpur
Roti lumpur yang sudah kering kemudian dikumpulkan

Bahan yang digunakan untuk membuat roti lumpur ini diantaranya terbuat dari tanah liat, minyak sayur, dan garam. Bahan-bahan tersebut kemudian dicampur, disaring, dijemur dan dibiarkan kering di bawah sinar matahari. Roti lumpur ini kemudian dikumpulkan dan dijual di pasar atau di sepanjang jalan.

Memprihatinkan, Kemiskinan Membuat Penduduk Negara Ini Makan Roti dari Lumpur
Roti lumpur siap untuk dijual di pasar atau di sepanjang jalan
Sungguh keadaan yang sangat memprihatinkan. Mungkin untuk jangka pendek tidak ada masalah yang mengganggu kesehatan mereka. Namun, jika keadaan seperti itu berlangsung dalam jangka panjang, dikhawatirkan kondisi kesehatan dan gizi mereka, terutama anak-anak akan bermasalah. Semoga krisis ekonomi di negara mereka segera bisa menemukan jalan keluarnya, sehingga mereka bisa makan makanan yang layak untuk dikonsumsi.


SHARE ARTIKEL