Memprihatinkan, Dua Kakak Beradik Ini Tinggal di Kandang Anjing dan Minum Air Genangan

Penulis Unknown | Ditayangkan 01 Aug 2015



Banyak yang bilang bahwa masa anak-anak adalah masa yang paling indah dan tak terlupakan. Di mana masa itu, seseorang belum memiliki beban dan harus memikirkan banyak hal. Namun sayang, tampaknya tak semua anak bisa mendapatkan kebahagiaan tersebut dan justru harus memikul beban berat kehidupan di usianya yang tidak seharusnya.

Seperti yang dialami oleh dua anak malang yang menjalani hidup dengan sangat memprihatinkan dan menyayat hati. Mereka harus tinggal di kandang dan hidup dengan segala keterbatasan.
Memprihatinkan, Dua Kakak Beradik Ini Tinggal di Kandang Anjing dan Minum Air Genangan
Dua anak kakak beradik yang tinggal di kandang anjing

Dua anak yang diketahui adalah kakak beradik yang berusia 6 dan 4 tahun. Mereka ditemukan di Nanjing, Jiangsu, Tiongkok, China. Anak-anak yang tidak disebutkan namanya ini hidup tanpa mendapat perawatan orang tua sejak kedua orang tua mereka bercerai dan meninggalkan mereka.

Sejak ditinggalkan oleh kedua orang tuanya, mereka hidup dengan seorang kakek yang bekerja sebagai peternak sekaligus penjual anjing. Meski hidup dengan kakeknya, tapi mereka tinggal di kandang anjing yang bau, kotor, dan kumuh.

Para tetangga sebenarnya telah menyarankan sang kakek untuk membawa kedua cucunya tersebut ke tempat penampungan tunawisma atau panti asuhan. Tapi, tampaknya saran tersebut tak pernah dihiraukan oleh sang kakek.

Seorang tetangga bernama Juni Teng mengatakan , "Kondisi kandang anjing itu sangat tidak sehat dan tidak manusiawi sama sekali. Lalat dan nyamuk ada banyak di sana. Ketika mereka makan, anak-anak malang tersebut juga harus makan bersama anjing. Mereka juga tidak jarang minum air genangan di tanah selepas hujan."

Relawan lokal pun berusaha membantu mereka dengan menyumbangkan beberapa makanan dan pakaian untuk mereka. Tapi, para relawan ini tidak bisa membawa kedua anak tersebut tanpa campur tangan dari pemerintah setempat. Mereka hanya bisa berharap pemerintah melihat kondisi anak-anak ini dan bersedia menampungnya.

Awalnya, pemerintah setempat seakan tak peduli dengan hal ini. Hingga kemudian berita tentang kedua anak ini tersebar luas di media dan telah menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Kini pemerintah pun menyatakan bersedia memindahkan kedua anak malang tersebut ke tempat yang lebih baik dan mereka bisa mendapatkan perlindungan dan kehidupan yang layak.

Sungguh sangat miris dan menyayat di hati ketika mendengar kisah memilukan dari anak-anak yang harus mengalami pahitnya kehidupan yang tak seharusnya mereka alami. Semoga tidak ada lagi kasus-kasus seperti ini yang menimpa anak-anak, baik di Indonesia maupun di luar negeri. Semoga pemerintah dan masyarakat lebih peduli terhadap kesejahteraan anak-anak dan tak membiarkan mereka hidup dalam kondisi yang tidak layak.




SHARE ARTIKEL