Innalillahi… Nenek Meliah, Seorang Ibu yang Selama 63 Tahun Rawat Anaknya Itu Kini Tutup Usia

Penulis Unknown | Ditayangkan 12 Aug 2015



Pernah mendengar kisah hidup nenek Meliah Md Diah yang selama 63 tahun setia merawat anaknya? Ya, kisah nenek Meliah memang sungguh mengharukan. Nenek yang berusia 101 tahun ini merawat anaknya yang merupakan penyandang disabilitas selama 63 tahun lamanya. Namun, lebih menyedihkan lagi, kini nenek Meliah telah tutup usia.
Innalillahi… Nenek Meliah, Seorang Ibu yang Selama 63 Tahun Rawat Anaknya Itu Kini Tutup Usia
Nenek Meliah sedang memeluk putranya Abdul Rahman dengan penuh kasih sayang

Sedikit Kisah Perjalanan Hidup Nenek Meliah

Tentu tak mudah bagi nenek Meliah yang juga seorang ibu dari Abdul Rahman Saud, yang harus merawat anak satu-satunya seorang diri setelah ditinggal wafat oleh suaminya 20 tahun lalu. Namun, dengan setia ia merawat putranya dengan sabar dan penuh kasih sayang meski usianya tak lagi muda dan fisiknya tak lagi kuat seperti dulu.

Inilah yang dialami oleh meliah Md Diah, wanita berusia 101 tahun asal Kampung Bukit Nambua, Kuala Nerang, Malaysia. Selama 63 tahun nenek meliah merawat Abdul dengan penuh kasih sayang. 
Dia telah berjanji pada dirinya sendiri, bahwa selama dirinya masih hidup, ia akan memberikan yang terbaik bagi anaknya yang terlahir dengan kondisi tidak mampu berjalan, berbicara, dan menjalani hidup normal.

"Anak saya bukanlah beban bagi saya. Dari bayi, saya mandikan, pakaikan baju, suapi makan," ujar Meliah seperti dikutip dari Bernama, Jumat, 22 Mei 2015.
Innalillahi… Nenek Meliah, Seorang Ibu yang Selama 63 Tahun Rawat Anaknya Itu Kini Tutup Usia
Foto kenangan nenek Meliah bersama putranya, Abdul Rahman

Menurut nenek Meliah, tak ada rasa penyesalan dalam dirinya memiliki seorang anak penyandang disabilitas seperti Abdul. Dia telah menerima garis hidupnya dengan ikhlas dan lapang dada. Ia hanya berdoa pada Allah SWT untuk diberi kesehatan dan umur panjang agar bisa terus merawat anaknya.

"Saya akan merawatnya selamanya. Saya mencintainya, dan hanya ingin bersamanya," tutur Meliah tulus.

Abdul Rahman Saud merupakan putra bungsu dari empat bersaudara. Anak pertama dan kedua nenek Meliah meninggal ketika masih balita, sementara anak ketiganya meninggal di usia 23 tahun.

Kini nenek Meliah telah tutup usia pada 7 Agustus 2015 lalu. Ia meninggalkan putranya, Abdul Rahman seorang diri.

"Kami memberitahu Rahman ibunya telah meninggal. Meskipun mental dan fisiknya terguncang, dia tampak memahami dan tetap diam," ujar Siti Jaleha Yunus, 59 tahun, cucu keponakan Meliah kepada The Sun, Selasa, 11 Agustus 2015.

Karena keikhlasannya merawat Abdul Rahman, Meliah mendapatkan penghargaan Excellent Mother Award pada peringatan hari ibu internasional bulan Mei lalu.

Semoga sepeninggal nenek Meliah masih ada orang yang berbaik hati untuk merawat putranya yang sangat ia kasihi, Abdul Rahman. Semoga pula Abdul Rahman diberi ketabahan dan kekuatan untuk bisa tabah dan ikhlas menerima kepergian sang bunda untuk selamanya.


SHARE ARTIKEL