4 Tanda Penduduk Surga dan Neraka

 17 Mar 2015  Unknown
4 Tanda Penduduk Surga dan Neraka Ketika di Dunia

Ilustrasi Surga dan Neraka

4 Tanda Penduduk Surga dan Neraka Ketika di Dunia - Hidup di dunia yang fana ini hanya sementara, dan kehidupan yang sesungguhnya adalah kehidupan di akhirat kelak. Namun, dalam kehidupan di dunia inilah amal perbuatan kita menentukan tempat kita dalam kehidupan yang abadi itu, sebab kehidupan dunia merupakan ladang tanaman yang akan kita petik di akhirat nanti, Ad-Dunya mazro’atul.

Allah SWT. menyediakan tempat bagi umat manusia yang telah menabur benih-benih di dunia ini. Tergantung kepada benih apa yang telah ditabur, disitulah yang akan menentukan tempat tinggal manusia dalam kehidupan yang abadi.

Amal perbuatan yang bagaimanakah dan seperti apa gambarannya? Sabda Nabi Muhammad SAW, “Sesungguhnya Allah menjadikan anak cucu Adam atas delapan tanda, empat tanda menunjukkan golongan orang-orang yang ahli surga dan akan panen buah kenikmatan.”

4 Tanda Penduduk Surga dan Neraka Ketika di Dunia

4 Tanda itu yaitu :

Tanda yang pertama : Wajhun Malihun

Yaitu orang-orang yang wajahnya selalu menaburkan senyuman kepada semua orang, wajah yang selalu menunjukkan keramahan sikap dan perilakunya kepada siapapun, sebangsa setanah air tanpa memandang status. Wajah yang selalu menaburkan sikap toleransi antar sesame dan mau menerima, serta merangkul siapa saja.

Tanda yang kedua : Lisaanun Faashihun

Yaitu orang-orang yang mulutnya selalu terjaga dari kebohongan dan mulut yang selalu digunakan untuk mengatakan yang baik dan benar. Mulut yang tidak menaburkan rasa sakit hati orang lain dan tidak mudah menyalahkan orang lain. Perkataannya selalu menentramkan jiwa bagi orang yang mendengarkannya.

Tanda yang ketiga : Qolbun Taqiyyun

Yaitu orang-orang yang hatinya selalu merangkak naik untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Dzat yang Maha Kuasa. Hati yang mau dan terbuka untuk menerima sebuah perbedaan dan selalu menghargai antar sesama tanpa adanya kecurigaan. Hati yang selalu melepaskan kedengkian dan permusuhan.

Tanda yang keempat : Yadun Sakhiyyun

Yaitu tangan yang selalu berbuat baik terhadap sesame tanpa melihat latar belakangnya. Tangan yang selalu mudah untuk memberi dan bersedekah. Tangan yang selalu menolong terhadap sesamanya, serta tangan yang selalu mengulurkan untuk memberi maaf kepada orang yang bersalah.

Sedangkan empat tanda yang lain menunjukkan golongan orang-orang yang ahli neraka dan akan panen buah kesengsaraan dan kepedihan di dalamnya, Arba’un li ahlinnaar, yaitu :

Tanda yang pertama : Wajhub ‘Abisun

Yaitu orang-orang yang wajahnya selalu cemberut dan beringas, wajah yang selalu menunjukkan kemarahan dan ketidaksenangan kepada sesama. Sikap dan perilakunya merajut sebuah permusuhan dan pertengkaran dan tidak mempunyai jiwa toleransi antar sesama.

Tanda yang kedua : Lisanun Faahisyun

Yaitu orang-orang yang mulutnya selalu terbiasa pada kebohongan dan kemunafikan, perkataannya selalu menyakitkan hati orang lain. Mulut yang selalu digunakan untuk mencemooh dan menghina orang lain.

Tanda yang ketiga : Qolbun Syadiidun

Yaitu orang-orang yang hatinya keras bagaikan batu karang untuk menerima ajaran Tuhan, hati yang selalu enggan menerima pendapat orang lain, dan hati yang selalu menunjukkan kesombongan dirinya, serta hati yang tidak mau memanusiakan manusia dan menolak perbedaan meskipun hal itu merupakan kehendak Tuhan.

Tanda yang keempat : Wayadun Baakhilun

Yaitu orang-orang yang enggan untuk berbuat baik dan tidak mau menolong sesame. Tangan yang selalu menyembunyikan harta bendanya untuk membantu dan bersedekah. Kebakhilannya selalu melekat erat di hati sanubarinya.

Dengan demikian, sobat wajibbaca.com yang dirahmati oleh Allah SWT. marilah kita senantiasa introspeksi diri untuk selalu memperbaiki sikap dan tingkah laku kita sehari-hari.

Dan marilah kita akui bahwa sebenarnya yang harus kita benahi terlebih dahulu adalah diri kita sendiri, bukan orang lain. Kita tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. agar tanda-tanda ahli surga selalu melekat pada diri kita dan kita selalu berdoa dan memohon kepada Allah SWT. agar menjauhkan kita dari siksaan api neraka, yang mana kita semua tidak akan sanggup untuk menerimanya. Semoga kita semua termasuk golongan ahli surga yang dirahmati oleh Allah SWT. Aamiin.